Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dua Kota Terbesar Australia Berpotensi Hadapi Suhu 50 Derajat Celcius

RABU, 04 OKTOBER 2017 | 14:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua kota terbesar di Australia yakni Sydney dan Melbourne diprediksi akan menghadapi hari-hari dengan suhu udara mencapai 50 derajat celcius selama beberapa dekade ke depan.

Begitu hasil studi yang dilakukan sejumlah peneliti dari Australian National University dan University of Melbourne. Penelitian itu difokuskan pada wilayah Victoria dan New South Wales. Namun demikian, suhu di wilayah lainnya di Australia juga kemungkinan akan meningkat.

"Salah satu tahun terpanas yang tercatat secara global terjadi pada tahun 2015 lalu dan bisa menjadi rata-rata pada tahun 2025," kata pemimpin penelitian Dr Sophie Lewis dari the Australian National University.


Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Geophysical Research Letters, menggambar data observasional dan pemodelan iklim untuk memprediksi suhu di masa depan.

Dr Lewis mengatakan bahwa suhu 50 derajat celcius kemungkinan bisa dirasakan antara tahun 2040 dan 2050 mendatang. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya