Berita

Polisi Perancis/Net

Dunia

Siapkan Teror, Lima Orang Diamankan Di Apartemen Paris

SELASA, 03 OKTOBER 2017 | 19:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak lima orang diamankan dalam upaya gagal serangan di sebuah gedung apartemen di Paris awal pekan ini. Upaya serangan itu berhasil tercium polisi setelah seorang tetangga yang curiga atas aktivitas mereka memberitahu polisi.

Menurut keterangan Menteri Dalam Negeri Perancis Gerrard Collomb, salah satu tersangka berada di bawah pengawasan pemerintah untuk radikalisme.

Polisi menemukan sebuah alat berdaya ledak yang tengah dalam kondisi tidak aktif. Investigasi mendalam masih dilakukan atas kasus ini.


Ketika ditanya soal bagaimana seseorang di bawah pengawasan bisa melakukan serangan percobaan tanpa terdeteksi, Collomb mengatakan bahwa radikal biasanya memiliki teman, jaringan yang dapat melakukan tindakan tersebut.

Mereka yang diamankan tidak menunjukkan tanda-tanda radikalisasi, namun siap membantu melakukan serangan.

Collomb mengatakan insiden tersebut membuktikan ancaman terhadap Prancis tetap sangat besar.

"Meledakkan sebuah bangunan di lingkungan Paris, apakah ini bukan pertanda bahwa tidak ada yang aman? Ini tidak terjadi hanya di pinggiran kota di lingkungan kelas pekerja," katanya.

Dia kemudian menekankan pentingnya undang-undang anti-terorisme baru yang diharapkan mendapat persetujuan parlemen pada hari Selasa nanti.

"Kami masih dalam keadaan perang, bahkan jika ISIS telah melihat kekalahan militer," kata Collomb seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya