Berita

Kondisi di Puerto Rico/Net

Dunia

Bantah Kabar Miring, Trump Segera Kunjungi Puerto Rico

SELASA, 03 OKTOBER 2017 | 14:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gubernur Puerto Rico Ricardo Rossello menegaskan bahwa upaya pemerintah federal Amerika Serikat untuk membantu wilayah yang terkena badai Maria dua pekan lalu akan ditekankan dengan kunjungan Presiden Donald Trump pekan ini.

Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa hari ke depan akan ada pengiriman 1,5 juta barel bahan bakar sebagai bentuk bantuan untuk pemulihan Puerto Rico yang porak poranda dihantam badai.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa saat ini sekitar 47 persen warga Puerto Rico telah memiliki pasokan air. Jumlah tersebut akan meningkat menjadi 60 persen pada akhir pekan ini.


Sementara itu, seperempat warga Puerto Rico akan mendapatkan kembali pasokan listrik pekan depan. Selain itu, layanan seluler telah dipulihkan bagi 40 persen warga Puerto Rico walaupun sebagian area masih terputus saluran komunikasinya.

Rossello menekankan bahwa saat ini yang paling dibutuhkan adalah bahan bakar untuk menghidupkan generator rumah sakit agar bisa membantu penanganan mereka yang sakit atau terluka akibat badai.

Saat ini di seluruh Puerto Rico, sekitar 10 rumah sakit telah memiliki listrik, namun masih belum stabil dan masih sering diputus secara temporer.

Di sisi lain, seperti dimuat BBC, otoritas Federal menyatakan bahwa saat ini adalah dari 10 ribu petugas bantuan yang bekerja di lapangan untuk membantu pemulihan Puerto Rico pasca bencana.

Trump sendiri melalui akun Twitternya membantah isu yang menyebut bahwa ia mengabaikan kondisi di Puerto Rico saat ini.

"Kita telah melakukan pekerjaan yang baik dengan situasi yang hampir mustahil di Puerto Rico," tulisnya.

"Di luar berita palsu atau bermotif politik, orang mulai mengenali karya menakjubkan yang telah dilakukan oleh FEMA dan Militer besar kita," tegasnya. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya