Berita

Catalunya/Net

Global

Ribuan Orang Ikut Aksi Mogok Pasca Sengketa Referendum Catalunya

SELASA, 03 OKTOBER 2017 | 13:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Aksi mogok dilakukan oleh ribuan orang dari sejumlah elemen masyarakat di Catalunya awal pekan ini (Selasa, 3/10), menyusul sengketa pasca referendum kemerdekaan akhir pekan lalu.

Mereka mengklaim bahwa aksi mogok itu dilakukan karena adanya pelanggaran berat atas hak dan kebebasan yang tercermin saat pemungutan suara hari Minggu kemarin.

Pada saat itu, ratusan orang terluka saat polisi Spayol berupaya menghentikan referendum. Pasalnya, Spanyol menilai referendum itu ilegal. Kendati begitu, 2,2 juta orang dilaporkan menggunakan hak suara mereka di mana mayoritas setuju jika Catalunya merdeka.


Dikabarkan BBC, pemogokan hari ini juga akan menyebabkan transportasi umum, sekolah dan klinik di Catalunya ditutup. Bukan hanya itu, universitas dan museum seni kontemporer kota juga akan ditutup.

Tim sepak bola Barcelona yang terkenal juga diperkirakan akan ikut ambil bagian dalam aksi tersebut.

Presiden Catalunya Carles Puigdemont mengatakan bahwa dia menginginkan sebuah pemahaman baru dengan pemerintah pusat di Madrid, namun pemerintah yang dipimpin oleh Perdana Menteri Mariano Rajoy, telah memperingatkan bahwa pihaknya dapat menangguhkan otonomi wilayah timur laut yang kaya tersebut. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya