Berita

Korban selamat berkumpul pasca serangan Las Vegas/Net

Dunia

TEROR LAS VEGAS

Renggut 50 Nyawa, Serangan Di Las Vegas Paling Mematikan Sepanjang Sejarah AS

SENIN, 02 OKTOBER 2017 | 18:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Serangan yang terjadi di tengah festival musik di Las Vegas dini hari tadi telah merenggut lebih dari 50 jiwa dan melukai lebih dari 200 lainnya.

Polisi setempat menyebut bahwa kasus penembakan ini adalah yang paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat.

"Kami melihat lebih dari 50 orang tewas dan 200 orang cedera pada saat ini," kata Sheriff Polisi Las Vegas Metro Joseph Lombardo.


Korban tewas tersebut melampaui penembakan Orlando di klub malam Pulse pada Juni 2016 ketika 49 orang tewas.

Serangan tersebut terjadi saat ribuan orang berkumpul menyaksikan festival musik di pusat perjudian Las Vegas tersebut. Pelaku penyerangan telah ditembak mati. Ia menggunakan senapan mesin untuk melancarkan aksinya tersebut. Demikian seperti dimuat AFP. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya