Berita

Polisi bersiga di Las Vegas/AP

Dunia

TEROR LAS VEGAS

Penonton Sempat Kira Suara Tembakan Adalah Kembang Api

SENIN, 02 OKTOBER 2017 | 18:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Saksi mata menceritakan situasi horor penembakan massal yang terjadi di sebuah festival musik di Las Vegas di mana lebih dari 50 orang tewas dan lebih dari 200 lainnya luka-luka.

"Itu adalah pertunjukan horor," kata Ivetta Saldana mengatakan kepada Las Vegas Review Journal.

"Orang-orang berdiri di sekitar, lalu mereka menabrak lantai," sambungnya.


Saksi mata lainnya mengatakan bahwa situasi di lokasi kejadian sangat buruk karena banyak orang ditembaki.

"Di acara itu benar-benar dibanjiri orang. Saya sendiri, dengan orang lain, membawa setidaknya empat atau lima orang ke area darurat," kata saksi mata lainnya.

Pria itu kemudian menjelaskan bagaimana orang terluka berada di tengah kepanikan.

"Ada dua orang yang saya tahu pasti diinjak-injak. Seorang pria ditembak di bagian atas kepala, yang lain tertembak di kaki, seorang wanita ditembak di sisinya," katanya seperti dimuat Russia Today.

Saksi lain, berbicara dengan ABC News, menggambarkan betapa kacau situasi.

"Kedengarannya seperti beberapa kembang api menyaladan kemudian saya pikir ada tembakan  pertama dan tiba-tiba sebuah tembakan lainnya dan teman saya berkata bahwa dirinya baru tertembak. Ia tertembak tiga kali dan kemudian orang-orang mulai berjatuhan ke tanah," jelasnya.

"Itu cukup kacau, banyak orang tertabrak. Butuh beberapa saat untuk mengeluarkannya, kami membawa mereka melewati pagar dan bersembunyi di bawah panggung untuk sementara waktu agar aman," tambahnya.

"Kami akhirnya mendapat ambulans di jalan dan melihat dua orang di dalamnya dan pada dasarnya satu orang akhirnya meninggal dalam pelukan saya, lalu teman saya masuk. Saya baru mendapat pesan darinya dan dia akan baik-baik saja," ujar saksi mata tersebut.

Saksi mata lainnya, Megan Kearney, berbicara kepada NBC, mengatakan bahwa dia juga awalnya mengira suara tembakan itu adalah semacam kembang api.

"Kami mendengar bunyi  yang meledak. Kemudian saya mendengarnya lagi, agak sepi dan kemudian saya mendengar apa yang terdengar seperti senapan mesin dan orang-orang mulai berteriak bahwa mereka ditembak dan tak lama kami mendengar tembakan senapan mesin. Orang-orang berjatuhan," tambahnya. [mel] 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya