Berita

Pengaman di Marseille/AP

Dunia

ISIS Klaim Penikaman Di Marseille

SENIN, 02 OKTOBER 2017 | 16:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS mengklaim serangan pisau yang terjadi di stasiun kereta api utama di Selatan Perancis, Marseille akhir pekan kemarin.

Serangan yang menewaskan dua wanita tersebut diklaim ISIS dilakukan oleh salah satu "tentara"nya. Pelaku serangan itu sendiri telah ditembak mati oleh otoritas keamanan Perancis di lokasi.

Menteri Dalam Negeri Perancis Gerard Collomb mengatakan bahwa polisi memiliki rekaman video soal serangan tersebut di mana pelaku menikam wanita pertama dan kemudian kabur lalu kembali lagi untuk menikam wanita kedua.


Serangan itu sendiri masih dalam penyelidikan dan dianggap sebagai serangan terorisme.

Dikabarkan Associated Press, media yang berafiliasi dengan ISIS, Aamaq, mengklaim bahwa serangan itu menargetkan negara-negara yang bergabung dengan Amerika Serikat dalam sebuah koalisi melawan ISIS di Irak dan Suriah.

Namun demikian, pernyataan tersebut tidak merilis detail atau bukti apapun dengan serangan yang terjadi. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya