Berita

Foto/Net

Otomotif

Lebih Mahal Dari Avanza

Piaggio MP3 Business 500
SENIN, 02 OKTOBER 2017 | 09:47 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Piaggio Indonesia resmi meluncurkan Piaggio MP3 Busi­ness 500. Ini merupakan skuter roda tiga premium karena har­ganya lebih mahal dibanding mobil Toyota Avanza.

Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega mengatakan, produk ini hadir untuk melengkapi kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang premium dan berkualitas. "Merupakan komitmen kami untuk selalu memberikan jajaran produk berkualitas premium, dengan inovasi teknologi ter­depan," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Ia mengungkapkan, Piaggio MP3 Business 500 dibanderol Rp 280 juta (OTR Jakarta). "Pelun­curan ini menandai langkah kami selanjutnya dalam memperluas keragaman produk premium dan memberikan pengalaman unggul khas Italia bagi pelanggan setia kami," tutur Marco.


Piaggio MP3 Business 500 generasi terbaru ini hadir ke Tanah Air dengan tampang baru yang lebih segar. Meskipun me­nyematkan kata business, kuda besi ini tetap cocok digunakan dalam kota.

Sebagai pionir kendaraan roda tiga di dunia, Piaggio MP3 menawarkan sensasi berkendara yang berbeda. Guna mendap­atkan sensasi berkendara yang menyenangkan, motor ini di­lengkapi sistem ECU ASR.

Piaggio MP3 Business 500 memakai mesin berkapasitas 500 cc, mampu mengeluarkan torsi puncak 45,5 Nm pada 5.000 rpm dan tenaga maksimal 38,74 PS pada 7.250 rpm. Fitur keselamatan ABS dan ASR juga disematkan.

Keunggulan MP3 lainnya, memiliki bagasi bawah jok luas, mampu menyimpan dua helm full face. Di dalamnya juga bisa me­muat laptop secara aman. Sistem pencahayaan sudah dibekali LED hemat daya. Tampilnya Piaggio MP3 500 sekaligus menggan­tikan pendahulu Piaggio MP3 Yourban 300.

"Kami percaya kualitas dan teknologi yang ditawarkan pada model flagship kami ini akan mengangkat pasar Indonesia lebih tinggi lagi, sekaligus men­jawab tuntutan dari para kon­sumen yang selalu mencari pelangalaman berkendara yang baru," tukasnya. ***

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya