Berita

Foto: Istimewa

Olahraga

Ketua DPRD DKI Gelar Turnamen Billiar Skala Internasional

RABU, 27 SEPTEMBER 2017 | 22:48 WIB | LAPORAN:

Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi menggelar turnamen olahraga Billiar berskala internasional. Tujuannya, meningkatkan teknik dan keterampilan para atlet billiar DKI dan nasional.

Pertandingan olahraga bola sodok ini memperebutkan Piala Ketua DPRD Jakarta Cup dengan total nilai hadiah 28.000 dolar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp 376,2 juta.

Menurut Pras, pertandingan olahraga billiar setaraf internasional jarang dilakukan di Jakarta. Padahal, Jakarta mempunyai bibit-bibit atlet billiar yang tak kalah unggul dengan para pebiliar internasional.


Apalagi saat ini, Konfederasi Olahraga Biliar Asia (ACBS) secara khusus melobi pihak Komite Olimpiade Indonesia (KOI) selaku NOC (national olympic committee) Indonesia untuk bisa membuka kemungkinan dipertandingkannya biliar dalam Asian Games 2018 mendatang. Dimana Kota Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah bagi penyelenggaraan Asian Games ini.

"Makanya kita ingin meningkatkan kemampuan para atlet DKI maupun nasional dengan berlaga menghadapi para pebilliar dari negara lain yang telah memiliki jam terbang yang tinggi. Mereka semakin bisa mengasah teknik dan kemampuan masing-masing," kata dia di lokasi penyelenggaraan turnamen billiar internasional di Harmony Billiar, Jalan Batu Ceper, Harmoni, Jakarta Pusat, Rabu (26/9).

Politisi asal Fraksi PDI Perjuangan ini mengharapkan, melalui pertandingan ini, dapat ditemukan bibit-bibit unggul baru yang dapat dibina menjadi atlet yang mampu mengharumkan nama kota Jakarta dan negara Indonesia.

"Ya, sekalian mencari bibit unggul yang baru agar dapat dibina menjadi atlet DKI maupu nasional. Juga memajukan cabor billiar di Indonesia," ujarnya.

Ketua Panitia Penyelenggara International Ball Open Tournament, Erick Saputra mengatakan bahwa total jumlah peserta yang bertanding ada sebanyak 128 orang. Dari jumlah tersebut, ada 40 persen atau sekitar 50 peserta berasal dari luar negeri atau pebilliar bertaraf internasional.

"Jadi pesertanya bukan hanya dari Jakarta saja, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Juga dari negara-negara lain. Seperti Malaysia, Filipina, Jepang dan Kuwait. Mereka ini atlet internasional yang datang untuk berlaga dengan pebilliar di Indonesia," kata Erick.

Turnamen ini, kata dia, merupakan kesempatan besar bagi para atlet DKI maupun nasional untuk belajar dari para peserta luar negeri. Sehingga semakin mematangkan teknik dan pengalaman dalam bertanding di kancah internasional.

"Kejuaraan ini sudah kita lakukan sejak tanggal 24 September. Nanti finalnya pada 1 Oktober. Total hadiah yang diperebutkan 28.000 dolar AS. Untuk juara pertama harus yang disediakan sebesar 10.000 dolar AS atau setara Rp 134 juta," ujarnya.

Erick mengapresiasi Ketua DPRD DKI yang memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan kejuaraan ini. Karena ini pertandingan memperebutkan Piala Ketua DPRD DKI baru pertama kali diadakan. Dan direncanakan akan digelar setiap satu tahun sekali di Jakarta.

"Kita akan agendakan setiap tahunnya. Karena dalam pertandingan kali ini, atlet billiar Indonesua mengalir ikut serta. Bahkan yang atlet pelatnas pun ada yang ikut. Sebut saja Irsal Nasution," jelasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Persatuan Olahraga Billiar Seluruh Indonesia (POBSI) DKI yang telah membantu dari segi peraturan, manajemen pertandingan hingga penyediaan wasit.

Direktur Turnamen International Ball Open Tournament, Ishwara Adi mengatakan turnamen Piala Ketua DPRD DKI ini merupakan pertandingan billiar terbesar di Indonesia.

"Hingga saat ini, jarang dilakukan turnamen billiar bertaraf internasional di Indonesia, apalagi di Jakarta. Melihat dari skalanya, untuk saat ini, turnamen ini merupakan yang terbesar di Indonesia," kata Ishwara yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pembinaan Prestasi POBSI DKI.

Ia mengharapkan, International Ball Open Tournament bisa disejajarkan dengan Bali Open. "Ya namanya uji coba ya. Ini bagus banget untuk pembinaan atlet billiar DKI," tukasnya. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya