Berita

Budi Arie Setiadi/Net

Politik

Pendukung Jokowi Kecewa Dengan Kinerja Pansel TVRI

RABU, 27 SEPTEMBER 2017 | 02:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Organisasi militan pendukung Presiden Joko Widodo, Projo, mengaku kecewa dengan hasil seleksi yang dilakukan Tim Pansel TVRI.

Pasalnya, 54 nama yang diloloskan Tim Pansel, sebagian besar diisi oleh nama-nama lama yang bermasalah di masa lalu dan nyaris tanpa prestasi.

"Melihat nama-nama yang diloloskan pansel, kami mendapat input dari rekan-rekan yang mencintai TVRI, nyaris tidak ada harapan. Beberapa nama bermasalah masih bercokol," jelas Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/9).


Budi menjelaskan bahwa TVRI merupakan warisan dari pendiri bangsa. TVRI harus bisa bersaing dengan ketat di era persaingan media saat ini. Dengan kata lain, jika tidak dikelolan dengan baik, maka cepat atau lambat TVRI akan menjadi punah seperti dinosaurus.

"Kami berharap TVRI mengalami transformasi dan perubahan. Televisi pertama di republik ini sudah lama terpuruk. Saatnya TVRI dikelola oleh figur-figur yang visioner dan mau bekerja keras melalukan perubahan," ujarnya.  

Untuk itu, Projo mendesak agar Tim Pansel lebih teliti dan cermat dalam bekerja.

"Kalau tidak lebih baik di bubarkan saja. Sebab pansel harus bertanggung jawab jika ternyata yg terpilih nantinya tidak akan membawa kemajuan yang berarti," pungkasnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya