Berita

Patung Lilin Vladimir Ilyich Ulyanov (Lenin) dan Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon Bangga

Pasang Foto Dengan Patung Tokoh Komunis
SELASA, 26 SEPTEMBER 2017 | 09:49 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Foto Wakil Ketua DPR Fadli Zon dengan tokoh-tokoh komunis yang beredar, kemarin, ditanggapi sinis. Pasalnya, Fadli mengaku salah satu orang yang antikomunis. Mendapat kritikan sinis, Fadli ngeles.

Foto-foto Fadli lagi ziarah ke kuburan Karl Heinrich Marx, bapak komunisme menyebar. Foto itu diambil saat Fadli masih muda. Fadli terlihat memegang bunga di depan nisan penulis Das Kapital, kelahiran Jerman. Sebenarnya sih, foto ini sudah ada di media sosial sejak 2014.

Tak hanya itu, foto Fadli tengah berpose dengan patung lilin Vladimir Ilyich Ulyanov (Lenin), tokoh besar komunis Soviet, penganut setia Marxisme, juga viral di media sosial. Foto tersebut diambil pada 2002 di museum patung lilin Madame Tussaud, London, Inggris. Pada 13 Maret 2011, di akun media sosial Facebook, Fadli juga terang-terangan memposting fotonya dengan Lenin. Malah ada caption tulisan 'dengan Kamerad Lenin di Madame Tussaud'.


Barangkali karena getolnya Fadli menyikapi isu PKI akhir-akhir ini, kedua foto yang beredar langsung dibanding-bandingkan oleh warganet. Di Twitter, kedua foto ini jadi viral. Benci banget PKI tapi ziarah ke makam mbahnya komunis dan foto bareng patung tokoh penganut ideologi ini. "Komunis itu kejam ya?"

Mbahnya Komunis itu Karl Max ya? "Yang ziarah bawa bunga ke makam Karl Max siapa ya? Bung Fadli jujurlah," cuit @Nuy_urmas senada dengan sindiran @hotradero. "Alasan aneh. Marx orang Jerman dan sudah wafat pula. Ngaku Antikomunis tapi jenguk kuburan Marx sambil bawa bunga," cuitnya. Akun @ senopati_id menambahkan. "Kamerad @fadlizon sedang ziarah ke makam Grand Syekh-nya Komunis, Karl Max," kicaunya.

Akun @gohuindo juga menyindir Fadli. "bung @fadlizon KARL MARX tu komunis yaa?" cuitnya disambut nyinyiran @pirrdot. "Jauh-jauh Fadli Zoan ziarah ke Rusia minta ajimat sama bapak komunis," cuitnya. Akun @ekojayz menimpali. "Sampai ziarah bawa bunga segala ya pak ke makam bapak komunis hehehe." Disamber @dinoaw09. "Kalo ziarah ke kuburan Karl Max dengan senyum dan bawa bunga itu termasuk simpatisan atau tidak pak?," kicaunya. Sementara @Andrabertez08 menuduh. "Ini namanya mengaku Pancasila, tapi ternyata berideologi komunis @fadlizon," cuitnya.

Akun @yuris_ab lebih sinis. "Bhuaahahahahahaha ketahuan muke gilenye tu orang. Sok-sokan anti komunis tapi justru pemujanya," cuit dia. Akun @ kadenzawijaya menambahi. "Maklum Fadli Zon yang kameradnya lenin itu oknum komunis yang mau memecah TNI," kicaunya.

Meski demikian ada yang tak menyalahkan Fadli. "Dulu sempat kuliah di Sastra Rusia UI. Wajar kalo foto sama boneka Lenin," cuit @robkaer serupa dengan @BillypiaTuala. "Emang kalo ke makam Karl Marx gabole benci PKI?" Akun @toviksulaiman terkekeh. "Karena ziarah ke makam karl marx @anfield3102 bilang Fadli Zon PKI," cuitnya disertai emoticon tertawa.

Sementara, Fadli menolak dirinya disebut simpatisan PKI. Soal ziarahnya ke kuburan tokoh komunisme dan foto bareng Lenin, menurut Fadli, itu biasa saja. Dia mengaku tidak cuma berfoto dengan Lenin, tapi juga dengan tokoh lain, di antaranya Mahatma Gandhi. "Kenapa ada foto dengan Lenin? Ya saya suka saja, karena saya kan memang mempelajari. Saya mempelajari Lenin, saya mempelajari Stalin. Saya kan (kuliah) sastra Rusia," ucap Fadli di DPR, kemarin.

Fadli mengaku memang mengunggah foto itu di Facebook dengan memberi caption 'Dengan Kamerad Lenin di Madame Tussaud'. Dia menjelaskan 'kamerad' yang disematkan ke Lenin. "Kamerad itu kan artinya, ada juga dalam bahasa Rusia, itu tabaris/ tawaris, tapi kamerad itu ya seperti 'bung' gitu," ujar dia.

Soal ziarah ke kuburan, dia memang punya hobi berziarah ke makam tokoh-tokoh yang menginisiasi perubahan, tokoh politik hingga makam musisi dunia. Namun, bukan berarti dia mengidolakan semua tokoh tersebut. Seperti Stalin, Fadli mengaku tidak mengidolakan meski mendatangi makam dan hapal sejarahnya. Fadli kembali menegaskan dia antikomunis.

"Mereka adalah orang-orang yang ada di dalam sejarah dan yang saya pelajari konteksnya. Saya antikomunis kok, saya dari dulu antikomunis. Mereka tahu dan bahkan yang ngelawan kelompok komunis saya juga salah satunya. Tapi kalau saya mempelajari itu karena bidang studi saya," akunya. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya