Berita

Olahraga

32 Pesilat Tampil Di Silat Bebas Challenge

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 | 14:51 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 32 orang pesilat dari 13 perguruan akan tampil pada kejuaraan bertajuk “Silat Bebas Challange” pada tanggal 8 Oktober mendatang di The Breeze, BSD, City, Tangerang Banten.

Mereka akan bertarung untuk menjadi pesilat profesional terbaik dalam pertarungan yang aturannya dibuat lebih longgar daripada silat amatir yang bertujuan untuk  prestasi.

"Perbedaan yang akan sangat terlihat pada cabang olahraga silat profesional ini adalah saat di arena, pesilat tak menggunakan alat pelindung serta tak dilarang menyerang bagian muka atau kepala," kata Wakil Ketua Umum Federasi Beladiri Profesional Indonesia (FBPro Indonesia),Marsyel Ririhena di Jakarta.


Meski bertajuk silat bebas, sejumlah peraturan ketat tetap diberlakukan dalam kejuaraan ini antara lain, para peserta diwajibkan mengikuti audisi untuk memastikan calon peserta memang atlet silat.

"Umumnya kita akan langsung paham, saat seorang calon peserta mulai di seleksi, langkah seorang pesilat dengan non pesilat atau cabang bela diri lain sangat khas dan mudah terlihat," jelasnya.

Selain itu, perangkat pertandingan seperti wasit, juri dan penata tanding sudah mendapat sertifikasi dari FBPI. Termasuk kelengkapan pendukung seperti dokter dan rumah sakit terdekat saat pertandingan berlangsung.

Dari hasil seleksi tersebut terpilih sebanyak 32 pesilat yang akan turun pada sejumlah kelas seperti, kelas Straw weight maks 52.2kg, Flyweight 52.1–56.7 kg, Bantamweight 56.7–61.2 kg, Featherweight 61.2–65.8 kg, Lightweight 65.8–70.3 kg, Welterweight 70.3–77.1kg

"Para pesilat ini datang dari sejumlah perguruan antar lain Merpati Putih, Setia Hati Terate, Satria Muda Indonesia, Putra Setia, Perisai Diri , Bima Sakti, Padjajaran Cimande, Tarung Beksi , Silat Minang, Kurani Hada, Tri Sukmajati, Siliwa Tujuh Galuh Betawi dan Bangau Putih," kata Muhammad Idris dari Silat Bebas Management selaku penyelenggara event ini. Mereka datang dari sejumlah seperti Jakarta, Banten, Bandung, Madiun, Bekasi dan Bogor.

"Meski datang dari sejumlah perguruan, saat naik ring peserta saat naik ring diperkenalkan sebagai wakil satu sasana olahraga, namun latar belakang aliran tetap disebut," lanjut Idris.

Penyelenggara juga akan membagi kategori pertandingan kepada tiga jenis perlombaan, Silat bebas Audition (amatir-profesional), Silat Bebas Pro dan MMA pro.  

Untuk pertandingan non gelar akan berlangsung tiga ronde selama lima menit, sedangkan untuk perebutan gelar akan berlangsung lima ronde di mana tiap ronde berlangsung satu menit.

Pihaknya berharap dengan penyelenggaraan pertandingan ini, akan membawa seni bela diri pencak silat  naik ke level berikutnya di tingkat kompetisi internasional, sehingga mampu menarik minat para pesilat di seluruh Indonesia.[wid]

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya