Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

Ketua MPR Minta Tata Cara Pilkada Dikaji Ulang

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2017 | 17:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua MPR Zulkifli Hasan turut prihatin atas penangkapan lima kepala daerah dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam beberapa minggu terakhir.

"Aduh saya sedih. Habislah kita kalau begini terus. Mau siapa lagi. Masa dua minggu lima (OTT). Habis kalau begini terus," kata Zulkifli disela resepsi pernikahan putranya, Ray Zulham Faras di Hotel Raffles, Setia Budi, Jakarta, Minggu (24/9).

Untuk itu, ia mengimbau agar pemerintah mengkaji ulang proses pemilihan kepala daerah, baik UU Pilkada maupun tata caranya. Sehingga penangkapan kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi bisa diminimalisir.


"Saya melihat, kita harus lihat secara menyeluruh pilkada ini. Kalau pilkada kita terus begini, habis nanti kita kena OTT. Karena kita kaji UU-nya, apakah peraturannya, apakah tata caranya, kita kaji," ucap ketua umum PAN tersebut.

Kepala daerah yang terjaring dalam OTT KPK di antaranya Walikota Tegal Siti Mashita pada 29 Agustus, Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen pada 13 September, Walikota Batu Eddy Rumpoko pada 15 September, dan terakhir Walikota Cilegon Iman Ariyadi pada 22 September.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarief mengungkapkan, berdasarkan hasil audit KPK per Juni lalu, sepanjang 2017 telah ada 78 kepala daerah yang dicokok KPK.

"Itu baru sampai bulan Juni kemarin, belum ditambah sama yang baru-baru ini ditangkap," ucap Laode saat melakukan sosialisasi Kader Partai Politik berintegritas di Kantor DPP PKS, Rabu (20/9) lalu. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya