Berita

Politik

Sekjen PDIP: Kirab Kebangsaan Samosir Bumikan Pancasila

SABTU, 23 SEPTEMBER 2017 | 14:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Semangat kebangsaan menjadi dasar persatuan Indonesia sebagai mana yang tercantum dalam sila ketiga Pancasila. Karena itu, Kirab Kebangsaan sangat penting dalam menggelorakan patriotisme.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat menghadiri Kirab Kebangsaan di Pangururan, Samosir, Sumatera Utara (Sabtu, 23/9).

"Kirab kebangsaan digelar Taruna Merah Putih (TMP) di Samosir yang indah. Apalagi Samosir dikenal sebagai pusat kebudayaan. Untuk itu, DPP PDI Perjuangan memberikan apresiasi kepada TMP yang menggelorakan semangat cinta tanah air. Menggaungkan Pancasila dari Samosir," kata Hasto.


Selain itu, sambung Hasto, kirab kebangsaan ini penting untuk menjaga Indonesia yang satu dan berkebudayaan. Ia pun mengajak peserta kirab membumikan Pancasila dangan semangat gotong royong dan kebangsaan serta tidak membeda-bedakan warga negara.

"Kita adalah satu apapun agama, suku bangsa dan status sosial," tegas Hasto.

Dihadapan lebih dari 13 ribu peserta kirab, Hasto menyampaikan salam hangat dari Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi.

Hasto dan Ketua Umum TMP Maruarar Sirait kemudian  melepas peserta kirab dari Terminal Onan Rungu dan finish di tanah lapang Pangururan. Bersama peserta kirab yang datang dari berbagai kalangan, Hasto dan rombongan ikut berjalan kaki sepanjang 2 KM.

Maruarar mengatakan kesenjangan antara miskin dan kaya memang masih ada. Namun, kerja bersama untuk menciptakan pemerataan dan menghilangkan kesenjangan sosial. Sekaligus menolak paham radikalisme dan terorisme. Sehingga TMP ikut serta menggelorakan Pancasila di Samosir khususnya di kalangan anak muda.

Dalam kesempatan itu, Maruarar mengatakan berbagai program Presiden Jokowi berupa KIP dan KIS telah menikmati puluhan juta penduduk Indonesia.

Edo Kondologit secara khusus tampil menyanyikan sejumlah lagu di akhir acara yang terakhir di lapangan Pangururan itu. Hasto, Maruarar bersama puluhan ribu peserta larut berjoget dan bernyanyi mengikuti lagu-lagu yang dibawakan Edo Kondologit.

Di akhir acara, Hasto menerima ulos dari pemuka adat setempat. Setelah menerima ulos, Hasto dan rombongan pun diajak manortor (menari khas Batak) bersama. [ysa]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya