Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Importir 5 Ribu Senjata Yang Mencatut Nama Presiden Harus Digebuk

SABTU, 23 SEPTEMBER 2017 | 01:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tentang institusi pengimpor 5 ribu senjata yang mencatut nama Presiden Jokowi menjadi buah bibir di media sosial.

Salah satu yang turut memperbincangkan isi pidato Gatot saat acara silaturahim TNI dengan purnawirawan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat (22/9) itu adalah musisi kenamaan Ahmad Dhani Prasetyo.

Pentolan Dewa 19 itu meminta kepada pencatut nama Jokowi untuk segera mengaku di depan publik.


"Hayo siapa impor 5000 senjata bawa nama Jokowi? Hayo Ngaku," kicau Dhani dalam akun Twitter @AHMADDHANIPRAST, Jumat (22/9).

Mantan calon wakil bupati Bekasi ini meminta kepada Presiden Jokowi untuk mengusut tuntas kasus ini. Pencatut nama presiden harus dihukum tegas.

"Presiden harus gebuk institusi tertentu importir 5.000 pucuk senjata ilegal," pungkasnya.

Perihal informasi ini, Menko Polhukam Jenderal (purn) TNI Wiranto yang turut hadir saat Panglima TNI berpidato enggan berkomentar. Ia justru meminta agar informasi ini dikonfirmasi langsung ke Gatot.

"Tanya panglima lah," singkatnya sembari memastikan telah memberitahu Presiden Jokowi soal informasi pencatutan tersebut. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya