Berita

Menteri Retno/Net

Dunia

Menlu RI Raih Penghargaan Agent of Change Dari UN Women

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017 | 12:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kejutan didapat Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di sela-sela kehadirannya di Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Rabu (20/9).

Menteri Retno mendapat anugerah Agent of Change, dari UN Women dan Global Partnership Forum (GPF). Penghargaan ini merupakan pengakuan atas berbagai terobosan yang dilakukan oleh Menlu Retno Marsudi, khususnya dalam memajukan Agenda 2030 dan pembangunan berkelanjutan, serta penanganan berbagai isu global melalui diplomasi kemanusiaan dan perdamaian.

Terlebih, belakangan ini Indonesia aktif dalam melakukan berbagai upaya untuk membantu penyelesaian krisis di berbagai negara, termasuk krisis kemanusiaan terhadap etnis rohingya di Rakhine State, Myanmar. Dalam hal ini, Menlu RI memprakarsai pembangunan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk di Myanmar dan Bangladesh.


UN Women dan GPF menilai Menlu Retno Marsudi sebagai sosok panutan dan sumber inspirasi bagi jutaan wanita baik di Indonesia maupun dunia.

Sementara itu, Menlu Retno mengaku akan menjadikan penghargaan ini sebagai penyemangat untuk bekerja lebih keras lagi.

Retno menegaskan bahwa Indonesia akan terus berkontribusi pada perdamaian, keamanan dan kesejahteraan dunia. Termasuk menjadikan perempuan sebagai kekuatan dan bagian dari solusi untuk menyelesaikan tantangan dunia.

"Bekerja lebih keras bagi rakyat dan bangsa Indonesia, bagi perdamaian dan kesejahteraan global, serta bagi para wanita di seluruh dunia," pungkas Menlu RI dalam sambutannya seperti dilansir laman Kemlu.

UN Women adalah lembaga PBB yang bertugas memajukan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.  Sementara GPF adalah lembaga non-profit yang bertujuan memajukan kemitraan inovatif bagi pembangunan. GPF memiliki komitmen untuk mendukung PBB dalam memajukan pembangunan berkelanjutan. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya