Berita

Setya Novanto/net

Hukum

Dijenguk KPK Lagi, Kondisi Setya Novanto Membaik

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 19:52 WIB | LAPORAN:

Tim dokter Komisi Pemberantasan Korupsi kembali mengintip keadaan Ketua DPR RI, Setya Novanto, di RS Premier, Jatinegara, Jakarta, Rabu siang (20/9).

Kedatangan tadi siang merupakan yang kedua kali oleh dokter KPK setelah kunjungan pada Senin lalu (18/9).

"Siang ini, sekitar pukul 15.00 WIB, penyidik dan dokter KPK kembali mendatangi rumah sakit tempat SN dirawat di daerah Jatinegara," kata jurubicara KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan.


Ia menyebutkan, kondisi kesehatan politikus Partai Golkar itu sudah lebih baik dibandingkan pada Senin lalu. Penyidik dan dokter KPK sempat memasuki ruangan tempat Novanto dirawat. Di sana mereka melihat Novanto tidur dengan tangan yang masih diinfus. Alat bantu oksigen tak tampak lagi di tubuh Novanto.

"Menurut dokter, jika tidak dalam keadaan tidur, pasien sebenarnya bisa berkomunikasi dengan baik," ungkapnya.

Keterangan dokter rumah sakit menyebutkan bahwa kondisi jantung Novanto telah lebih bagus pasca pemeriksaan kateterisasi dan pemasangan ring. Tekanan darahnya juga relatif stabil.

Selanjutnya, kata Febri, hasil pengecekan itu akan dibicarakan dengan internal KPK dan dilaporkan kepada pimpinan. Dari situ akan dipertimbangkan perlu atau tidak second opinion dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

"Apakah KPK akan meminta second opinion ke IDI atau tidak, akan dipertimbangkan dan diputuskan dari hasil pembahasan ini," jelas Febri. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya