Berita

Laode M Syarif

Hukum

KPK: Kami Siap Jawab Keberatan Pihak SN Di Praperadilan Jumat

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 18:30 WIB | LAPORAN:

Ketua DPR RI, Setya Novanto, melalui pengacaranya, menyampaikan sejumlah keberatan di dalam sidang praperadilan, Rabu siang (20/9). Novanto menggugat penetapannya sebagai tersangka kasus korupsi KTP elektronik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief, menyampaikan bahwa lembaganya selaku tergugat mempersiapkan klarifikasi untuk menjawab deretan keberatan tersebut pada sidang Jumat mendatang.

"Tim KPK sedang mempersiapkan jawaban, mudah-mudahan hari Jumat KPK akan berikan jawaban atau klarifikasi atas tuntutan dari pihak SN," kata Laode ketika ditemui di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Rabu (20/9).


Kubu Novanto menganggap penetapan status tersangka tersebut tidak sah karena penyidik KPK baru memberikan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) satu hari setelah penetapan status tersangka pada 17 Juli 2017.   

"Itulah yang akan kami jawab. Saya ingin sampaikan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan terhadap SN dilaksanakan sesuai dengan hukum acara yang berlaku di Indonesia dan KPK," tegas Laode.

Biro Hukum KPK akan memberikan klarifikasi yang jelas atas keberatan tersebut pada sidang praperadilan selanjutnya.

"Tapi itu hak dia untuk mengatakan seperti itu. Dan saya pikir biro hukum dan jaksa-jaksa di KPK akan berikan klarifikasi yang lengkap, yang utuh dalam hal itu," kata Laode. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya