Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Dirut Dan GM Aquamarine Diperiksa KPK Terkait Suap Panitera PN Jaksel

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 12:30 WIB | LAPORAN:

. Proses penyidikan kasus suap panitera pengganti PN Jakarta Selatan masih berlanjut di KPK.

Hari ini (Rabu, 20/9), penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan tiga orang saksi untuk tersangka Tarmizi, panitera pengganti PN Jaksel.

"Ada tiga saksi hari ini yang dipanggil penyidik KPK untuk tersangka TMZ dalam kasus suap panitera pengganti PN Jaksel," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.


Tiga saksi tersebut di antaranya, Direktur Utama PT Aquamarine Divindo Yunus Nafik, General Manager PT Aquamarent Divindi Inspection Rachmadi Satriya Permana, dan Teller Bank BNI Cabang Ampera Fera Kadarsih.

Tarmizi merupakan tersangka penerima suap dalam kasus tersebut. Ia diduga telah menerima suap sebesar Rp 400 juta dari pengacara PT Aquamarine Divindo Inspection Akhmad Zaini.

Dalam menentukan kesepakatan suap, keduanya berkomunikasi dengan sandi sapi kambing. Sandi sapi digunakan untuk uang ratusan juta, sementara kambing untuk jutaan.

Suap tersebut untuk mengamankan gugatan perdata yang diajukan Eastern Jason Fabrication Service Pte Ltd terhadap PT Aquamarine Divindo Inspection. Dalam perkara tersebut, Eastern Jason mengalami kerugian dan menuntut PT Aquamarine membayar ganti rugi 7,6 juta dolar AS dan 131 ribu dolar Singapura.

Selain Tarmizi, KPK juga menetapkan Direktur Utama PT Aquamarine DIvindo Yunus Nafik sebagai tersangka. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya