Berita

Kerususan LBH/net

Hukum

Polisi Akan Periksa Panitia Seminar 65 Di LBH

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 03:28 WIB | LAPORAN:

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta memastikan pihaknya tak hanya akan melakukan penyelidikan terhadap massa yang menyebabkan kerusuhan pada Minggu (17/9) malam lalu.

Polisi kaya Nico juga akan memeriksa panitia terkait Seminar 65 yang digelar di hari sebelumnya.

"Kami menindaklanjuti laporan terhadap acara tersebut dan sementara ini juga kami memproses laporan penyelenggara acara di malam itu yaitu yayasan 65," ujar Nico kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/8).


Dengan demikian, lanjut Nico saat ini terdapat dua laporan yang sudah diterima pihaknya. Laporan itu berasal dari pihak pengunjuk rasa maupun penyelenggara acara di LBH.

"Saya kira hukum berlaku sama, keduanya melewati jam batas waktu," tegas Nico.

Nico menegaskan, pada saat itu, keinginan pihak kepolisian adalah mencegah terjadinya keributan. Hal itu dapat terwujud dengan mematuhi hukum yang berlaku khususnya tentang kebebasan mengemukakan pendapat.

"Tapi bagaimanapun kepentingan masyarakat yang lebih luas harus kita jaga. Kita punya perbedaan pandangan terkait itu, maka penyelesaian musyawarah mufakat. Bukan lempar-lemparan, bukan merusak, bukan unjuk rasa sampai malam. Saya kira proses penegakan hukum harus berjalan, siapapun yang melanggar harus diproses," demikian Nico.[san]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya