Berita

Febri Diansyah/RMOL

Hukum

KPK Pastikan Tak Minta Penundaan Praperadilan Lagi

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 | 20:08 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menghadapi sidang praperadilan Setya Novanto yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/9).

Jurubicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan meminta penundaan terhadap sidang tersebut.

"Kami sudah minta penundaan sebelumnya 3 minggu. Tapi dikabulkan satu minggu. Tentu saja dalam rencana persidangan besok kita harus melaksanakan apa yang sudah dikatakan oleh hakim, kecuali ada kondisi-kondisi lain," kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (19/9).


PN Jaksel sebelumnya mengagendakan sidang praperadilan Novanto pada Selasa (12/9) lalu. Namun Bidang Hukum KPK meminta penundaan masa sidang untuk melengkap berkas administrasi.  

"Kami masih terus menyiapkan bahan-bahan untuk menghadapi praperadilan tersebut. Persiapan itu ada yang bersifat teknis, ada yang administratif. Ada persiapan untuk kebutuhan pemeriksaan ahli karena bisa menghadirkan ahli dan bukti lain," jelasnya.

Febri menegaskan, proses pemeriksaan saksi-saksi terhadap Novanto tetap berjalan, meski sidang praperadilan masih berlangsung. KPK masih akan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan, termasuk Novanto.

"Sekaligus juga secara paralel kita melakukan proses penyidikan dalam kasus KTP elektronik. Kita siap menghadapi (praper)," tandasnya. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya