Berita

Eggi Sudjana/net

Hukum

Eggi Sudjana Ogah Penuhi Panggilan Polisi Untuk Kasus Saracen

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 | 01:10 WIB | LAPORAN:

Ketua Advokasi Tim Pembela Ulama dan Aktivis Indonesia (TPUA), Eggi Sudjana menegaskan bahwa dirinya tidak akan hadir memenuhi panggilan polisi jika ditetapkan sebagai saksi atau bahkan tersangka dalam kasus Saracen.

"Manggilnya karena apa, kalau manggilnya sebagai saksi saya tidak mau datang. Apalagi kalau panggilan tersangka tiba-tiba ya, itu tidak benar," tegasnya saat ditemui di Bareskrim Polri Kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (18/9).

Eggi mengaku sama sekali tak tahu menahu dengan sindikat penyebar informasi hoax dan ujaran kebencian itu. Adapun namanya masuk dalam struktur kepengurusan kata Eggi hanyalah pencatatan sepihak. Dia juga mengaku sama sekali tidak mengenal tersangka pimpinan Sindikat Saracen Cyber Team, Jasriadi.


"Kalau itu saya ga bisa bersaksi," tekan Eggi.

Namun demikian, Eggi menegaskan dirinya akan mempertimbangkan untuk hadir di Bareskrim jika dirinya diundang hanya untuk melakukan klarifikasi saja.

"Kalau panggilan diundang untuk klarifikasi baru saya pertimbangkan apakah perlu memenuhi undangan atau tidak," ujarnya.

Eggi menambahkan kedatangannya ke Bareskrim Polri memang atas inisiatifnya sendiri. Kedatangannya adalah untuk mengklarifikasi soal berbagai kabar miring tentang dirinya. Salah satunya yakni untuk menjelaskan bahwa dia sama sekali tak terlibat dengan Saracen.

"Jadi klarifikasi ini penting, supaya dalam penegakan hukum itu kita benar. Saya dengan kesadaran hukum sendiri, saya datang sendirian, ga perlu pakai lawyer, karena saya sendiri sudah lawyer kok. Untuk menjelaskan yang sejelas-jelasnya," demikian Eggi.[san]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya