Berita

Hukum

Heran, Kepala Daerah Yang Berhasil Malah Terciduk KPK

SENIN, 18 SEPTEMBER 2017 | 16:50 WIB | LAPORAN:

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat daerah mengandung unsur-unsur kejutan. Beberapa dari semua kepala  daerah yang ditangkap adalah mereka yang dinilai berhasil memajukan daerahnya.

Demikian dikatakan Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Riza Patria, kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Senin (18/9).

"Ini yang membuat kita kaget. Daerahnya maju, tapi kepala daerahnya punya masalah integritas dan hal itu bisa dilihat dari fakta kasus suap dan korupsi yang marak saat ini," kata Ahmad Reza.


Politisi Gerindra ini  mengajak semua pihak, termasuk Kemendagri dan presiden, mencari terobosan atau solusi agar kasus penangkapan kepala daerah yang berhasil tidak terulang lagi.

"Mumpung sebelum pendaftaran calon dibuka oleh KPU untuk Pilkada 2018, mari kita mengoreksi dan mengintrospeksi semua partai. Saya berharap kita semua semua mengkaji ulang dan meneliti ulang calon-calon kepala daerah yang akan diusung parpol," ujar Ahmad Reza.

Dia mengatakan, parpol harus punya deteksi dini dan melakukan upaya pencegahan. Jika parpol lalai dan tidak cermat dalam mencalonkan kepala daerah, maka hampir pasti kepala daerah yang diusung akan bermasalah dengan hukum.

"Jadi, filter pertama yang berkait kepala daerah memang ada di parpol. Setelah itu filter  berikutnya ada di pemerintahan," jelasnya.

Sedangkan, filter berikutnya adalah masyarakat dan media massa. Semua elemen ini harus bekerjasama membangun sinergi agar kasus korupsi kepala daerah tidak terus menggerogoti eksistensi bangsa. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya