Berita

Foto/RMOL

Hukum

Penyerangan Kantor LBH Sama Dengan Menyerang Warga Miskin

SENIN, 18 SEPTEMBER 2017 | 14:11 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Penyerangan kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)/Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, di Jalan Mendut, Menteng, Jakarta Pusat, Senin dinihari (18/9), seharusnya tidak terjadi.

Ketua Komnas Perempuan, Azriana mengatakan hal tersebut lantaran YLBHI/LBH merupakan pintu gerbang bagi rakyat miskin untuk mencari keadilan.

"Sangat mengharukan kalau yang diserang adalah YLBHI kalau dilihat ini sama seperti menyerang rakyat miskin yang mencari keadilan," kata Azriana, di kantornya, Jakarta, Senin siang.


Azriyani menyaksikan bagaimana gerombolan massa tidak mau membubarkan diri meskipun aparat kepolisian sudah menjelaskan bahwa di dalam tidak ada kegiatan yang berbau PKI.

"Malah semakin malam massa bertambah banyak dan mulai melempari gedung, sementara peserta dan panitia tertahan di dalam," jelasnya.

Oleh sebab itu, Azriana meminta kepada aparat penegak hukum agar segera mengusut tuntas kasus penyerangan itu dan meminta pertanggungjawaban pihak-pihak yang terlibat melalui proses hukum.

"Untuk menjamin tindakan yang sama tidak terulang," harapnya.

Ketua Umum YLBHI/LBH Asfinawati sebelumnya menyatakan bahwa isu lembaga tersebut menggelar acara terkait Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah hoax.

#AsikAsikAksi pelurusan sejarah 1965 di dalam kantor YLBHI dalam rangka keprihatinan atas pembubaran acara seminar sejarah yang dibubarkan oleh aparat pada Sabtu (16/9). Acara #AsikAsikAksi menampilkan berbagai seni. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya