Berita

OK Arya Zulkarnain/Net

Hukum

Suap Rp 4 Miliar Bupati Batubara Diterima Secara Bertahap

SENIN, 18 SEPTEMBER 2017 | 11:50 WIB | LAPORAN:

Bupati Batubara, Sumatera Utara, OK Arya Zulkarnain (Oka) diduga menerima suap sebanyak tiga kali dari kontraktor Maringan Situmorang.

Oka menerima suap sebesar Rp 4 miliar secara berangsur-angsur dalam rentan waktu Mei hingga Agustus 2017.

"Diduga penyerahan Rp 4 miliar dari kontraktor MAS (Maringan Situmorang) dilakukan tiga kali secara bertahap dalam rentang waktu Mei sampai Agustus 2017," kata Jurubicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (18/9).


Ia menjelaskan, pemberian uang tersebut dilakukan melalui perantara seorang pengusaha dealer mobil, Sujendi Tarsono. Uang diberikan kepada Sujendi dalam bentuk cek.

Suap tersebut merupakan pemberian fee dari pengerjaan dua proyek infrastruktur di Kabupaten Batubara, yakni pembangunan jembatan Sentang dan pembangunan jembatan Sel mangung.

"Sebelum mendapatkan proyek, sebanyak 2 kali penyerahan (suap), masing-masing Rp1,5 miliar. Setelah mendapatkan proyek sebesar Rp1 miliar. MAS diindikasikan memberikan melalui cek pada STR," jelasnya.

Sementara suap yang diberikan kontraktor Syaiful Azhar, Febri menjelaskan, Oka menerima uang tersebut melalui kepala Dinas PUPR Helman Herdady. Oka menerima suap dari Syaiful sebesar Rp 400 juta terkait proyek betonisasi  jalan Kecamatan Talawi, Batubara.

"Sedangkan indikasi pemberian Rp 400 juta dari kontraktor SAZ dilakukan melalui transfer ke rekening HH," kata Febri.

Uang Rp 400 juta itu kemudian dibagi dua untuk Oka dan Helman.

"Dengan pembagian Rp 300 juta untuk Bupati dan Rp 100 juta untuk HH," pungkas Febri. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya