Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

PBHAM Minta Pemerintah Rombak Sistem dan Tata Cara Pelayanan Kesehatan

SENIN, 18 SEPTEMBER 2017 | 02:51 WIB | LAPORAN:

Menteri Kesehatan (Menkes) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diminta bertindak cepat merespon dan menangani persoalan pelayanan kesehatan bagi para pasien, terutama pasien ibu dan anak.

Ketua Pusat Bantuan Hukum Dan Advokasi Masyarakat (PBHAM) Anggiat Gabe Sinaga menyampaikan, selama ini, sudah terlalu banyak korban, yang mana pasien anak ditelantarkan dan tidak mendapat pelayanan kesehatan yang memadai.

"Kita melakukan advokasi kepada para korban, dan selalu persoalan yang sama yang kerap terjadi. Ketidakpedulian pihak Rumah Sakit, BPJS Kesehatan yang tidak responsif, argumentasi tidak logis, dan menelantarkan pasien. Kita minta harus dirombak total sistem dan tata cara pelayanan kesehatan saat ini,” ujar Anggiat Gabe kepada redaksi, Minggu malam (17/9).


Dia tekankan, sanksi yang tegas dengan efek jera yang efektif juga harus diterapkan kepada para petugas kesehatan yang tidak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, termasuk setiap Rumah Sakit yang tidak melayani pasien karena alasan-alasan uang dan ketidaktersediaan ruangan.

"BPJS Kesehatan juga harus ditegur keras, sebab faktanya, di lapangan banyak kami temukan pelayanan BPJS Kesehatan yang bermasalah dengan rumah sakit dan peserta BPJS,” ujarnya. [sam]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya