Berita

Politik

TRAGEDI ROHINGYA

PP Bamusi Bela Jokowi Dari Serangan Prabowo

MINGGU, 17 SEPTEMBER 2017 | 10:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Langkah dan upaya pemerintahan Joko Widodo atas tragedi Rohingya bukanlah pencitraan sebagaimana ditudingkan Katua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Bahkan, upaya diplomasi yang dilakukan pemerintah melalui Menteri Luar Negeri merupakan langkah nyata yang sesuai dengan diplomasi internasional.

Demikian disampaikan Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Mahmudin Muslim, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 17/9). Mahmudin pun membela pemerintahan Jokowi dari serangan Prabowo tersebut.

"Myanmar merupakan negara yang berdaulat, sehingga upaya Indonesia menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya harus di tempuh melalui langkah-langkah diplomatis dan beretika. Sesama negara berdaulat, tentu Indonesia sangat menghormati kedaulatan Myanmar, dan tidak mungkin melakukan intervensi apapun," tegas Mahmudin.


Mahmudin mengingatkan Prabowo, apabila Indonesia turut melakukan intervensi, maka pemerintah Indonesia bisa terjebak dalam konflik tersebut. Dengan kondisi ini, Indonesia bukan menjadi problem solver guna menghentikan kekerasan yang terus berlangsung, tapi bisa-bisa Indonesia menjadi bagian dari konflik tersebut.

"Tentu ini sangat tidak kita inginkan. Peran konstitusional pemerintah turut menciptakan perdamaian dunia, telah dilakukan dengan baik oleh pemerintah dalam kasus Rohingya ini. Terbukti, hanya Indonesia yang diberikan akses masuk ke Rakhine melihat langsung akar konflik sesungguhnya. Bantuan-bantuan kemanusiaan dari Indonesia juga dapat diterima denganbaik oleh Myanmar," tegas Mahmudin.

Mahmudin pun meminta Prabowo lebih arif menilai kerja-kerja pemerintah dalam kasus Rohingya. Ini merupakan kerja kemanusiaan, dan apapun bentuk kejahatan kemanusiaan, bangsa Indonesia harus turut serta melawan kejahatan kemanusiaan tersebut. Dan mestinya Prabowo juga lebih mengedepankan kerja-kerja kemanusiaan untuk Rohingya ini, serta lebih baik berpidao mengajak peserta aksi guna bekerja kongkrit untuk menolong etnis Rohingya dan turut serta menciptakan perdamaian di sana.

"Pernyataan Pak Prabowo bahwa pemerintah melakukan kerja pencitraan, saya pikir tidak berdasar, saran saya agar beliau lebih bijaksana mengeluarkan pernyataan, janganlah kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan dinilai sebagai tindakan politis, toh pilpres juga masih dua tahun lagi. Pak prabowo bersabar saja, jika ingin dapat dukungan dalam pilpres, lakukanlah kerja-kerja nyata yang bermanfaat untuk rakyat," demikian Mahmudin. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya