Berita

Antonius Tonny Budiono/net

Hukum

Sekjen Kemenhub Cuma Tahu Hidup Tonny Sangat Sederhana

SABTU, 16 SEPTEMBER 2017 | 11:08 WIB | LAPORAN:

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Sugihardjo, mengaku heran jika Direktur Jenderal Perhubungan Laut (non-aktif), Antonius Tonny Budiono, terbukti melakukan korupsi.

Menurut Sugihardjo, selama ini Tonny merupakan orang sederhana. Hal itu diketahuinya saat menyampaikan duka cita atas kepergian istri Tonny, dirinya melayat ke rumah Tonny yang sederhana.

Kesederhanaan Tony juga tercermin dari kendaraan yang dipakainya sehari-hari. Dengan jabatannya, Tonny sebenarnya bisa menggunakan mobil lebih mewah. Namun, Tonny memilih menggunakan Toyota Innova.


"Waktu rapat DPR, saya pulang karena enggak bawa mobil, ikut mobil beliau (Tonny), mobilnya bukan Camry tapi yang dipakai Innova," ujar Sugihardjo usai diperiksa sebagai saksi kasus korupsi yang menjerat Tonny, di Gedung KPK, Jakarta, kemarin.

Terkait materi pemeriksaan, Sugihardjo mengaku hanya menyampaikan perihal tugasnya sebagai Sekjen, termasuk sistem pengawasan di internal Kemenhub serta hubungan kerja antara dirinya dengan Tonny selaku Dirjen Perhubungan Laut.

Mengenai Rp 20 miliar yang disita KPK dari Tonny, Sugihardjo mengaku tidak mengetahui persis asal uang tersebut. Apalagi selama ini Tonny dikenal sebagai orang yang sederhana.

Selain memeriksa Sugihardjo, penyidik KPK memanggil Direktur Kepelabuhanan dan Pengerukan Ditjen Hubla, Mauritz H.M Sibarani dan Direktur PT Bina Muda Adhi Swakarsa Pekalongan, Iwan Setiono. Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Tonny dan tersangka Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adiputra Kurniawan.

Tonny ditetapkan sebagai tersangka kasus suap lantaran diduga menerima sejumlah uang dari Adiputra terkait pengerjaan pengerukan alur pelayaran di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Perusahaan Adiputra, yakni PT Adhiguna Keruktama mendapat proyek senilai Rp 44,52 miliar tersebut.

Selain itu, Tonny diduga terlibat suap dan gratifikasi dari sejumlah proyek di lingkungan Kemenhub sejak tahun 2016. Ada 33 tas berisi uang senilai Rp 18,9 miliar yang disita KPK dari kediaman Tonny. Penyidik KPK juga menyita sejumlah barang berupa tombak, keris, hingga batu akik dari tangan Tonny. [ald]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya