Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Pengusaha Lakukan Penipuan, Aparat Hukum Jangan Masuk Angin

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2017 | 19:57 WIB | LAPORAN:

Aparat hukum, khususnya Kepolisian, diminta mengusut tuntas penipuan yang dilakukan oleh pengusaha. Penegakan hukum terhadap para pengusaha hitam juga tidak boleh masuk angin, lantaran petugasnya bisa disogok.

Ketua Pusat Bantuan Hukum Dan Advokasi Masyarakat (PBHAM) Anggiat Gabe Sinaga mengatakan, bahkan sekelas Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) juga diduga melakukan penipuan. Penipuan yang dilakukan oleh pria dengan inisial JR itu saat ini ditangani oleh Polres Jakarta Pusat.

"Ada seorang pengusaha, dia Ketua Kadin versi Eddy Ganefo, pengusaha dengan inisial JR ini adalah Ketua Kadin Komite Timur Tengah dan OKI, melakukan tindak pidana penipuan kepada rekannya pengusaha berinisial S, saat ini sedang ditangani di Polres Jakarta Pusat,” tutur Anggiat Gabe Sinaga dalam perbincangan, Jumat malam( 15/9).


Dia menjelaskan, dalam banyak kasus, terutama bila sudah berkenaan dengan penipuan yang dilakukan pengusaha, biasanya aparat hukum menjadi keok dan masuk angin, karena disogok.

"Kita berharap, aparat kepolisian memroses kasus yang melibatkan pengusaha tidak masuk angin,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Anggiat Gabe, si pelaku penipuan yakni JR tengah menjalani penahanan di Polres Metro Jakarta Pusat. JR yang merupakan Ketua Komite Bilateral Timur Tengah menjanjikan proyek kepada S dan meminta uang entertainment sebesar Rp 900 juta.

"Namun, sudah setahun proyek itu tidak pernah ada. JR tidak kunjung tepati janjinya. Nah, ketika diminta untuk mengembalikan uang entertainment itu, malah mengelak dan tak mengembalikannya,” ungkap Anggiat.

Anehnya, lanjut dia, JR sempat bebas berkeliaran dan malah dikukuhkan menjadi Ketua KADIN Indonesia Komite Timur Tengah dan OKI di Balai Kartini Jakarta, Senin 31 Juli 2017 oleh Eddy Ganefo.

Acara pengukuhan itu dihadiri para tamu penting diantaranya beberapa menteri kabinet kerja RI, Ketua DPD RI, beberapa duta besar negara timur tengah dan OKI, Ketua KADIN Indonesia, serta undangan lainnya.

"Kasus penipuan ini harus diusut tuntas. Dan pengembalian uang harus dilakukan. JR tidak cukup dengan hanya mengiming-iming dan janji-janji akan mengembalikan begitu saja. Karena itu, sekali lagi, kita menuntut agar aparat kepolisian tidak masuk angin, harus dong diusut dengan cepat."

"Jangan malah disengaja dilama-lamain atau malah kena sogok sehingga proses hukumnya mandeg. Bukan sekali dua kali kasus melibatkan pengusaha begitu sering tidak ditindaklanjuti sampai tuntas. Harus tuntas dong,” pungkas Anggiat Gabe. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya