Berita

Foto/Net

Otomotif

Toyota Kijang & Avanza Masih Jadi Raja MPV

Penjualannya Tembus 3 Juta Unit Lebih
KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 | 08:49 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Toyota-Astra Motor (TAM) berhasil mengantongi penjualan Toyota Kijang dan Avanza-Veloz sebesar tiga juta unit lebih. Penjualan terhitung sejak generasi pertama Kijang yang diluncurkan 40 tahun lalu dan generasi pertama Avanza pada 2004. Kedua mobil tersebut masih jadi andalan jualan Toyota dan raja Multi Purpose Vehicle (MPV).

Executive General manager PT TAM Fransiscus Soerjo­pranoto mengatakan, saat ini, Kijang mampu menguasai lebih dari 90 persen segmen medium MPV pasar otomotif nasional. Bahkan, All New Toyota Kijang kandungan komponen lokal sudah sampai 85 persen.

Menurut dia, Kijang masih menjadi salah satu andalan ek­spor industri otomotif nasional yang dijual ke berbagai negara atau pasar global. "Kami bersyu­kur, Toyota Kijang yang lahir di Indonesia telah berhasil masuk ke pasar global dan membawa nama Indonesia sebagai salah satu simbol kemajuan industri otomotif nasional," katanya ke­pada Rakyat Merdeka di Jakarta.


Menurut Soerjo, generasi per­tama Kijang hadir sebagai kend­araan sederhana (Basic Unit Ve­hicle/BUV) atau dikenal sebagai Kijang Buaya. Kini, Kijang telah berhasil menjadi pilihan utama keluarga Indonesia dari masa ke masa, seperti Kijang Generasi Kedua 1981-1985 (Doyok), Generasi Ketiga 1986-1996 (Super), Generasi Keempat 1997-2004 (Kapsul), Generasi Kelima (Innova), dan Generasi Keenam 2015-sekarang (All New Kijang Innova).

Begitu juga dengan Toyota Avanza-Veloz. Menurut Soerjo, Avanza mampu bergerak lincah dan nyaman untuk perjalanan jauh. Kendaraan di segmen Low MPV ini selain menjadi pilihan utama keluarga Indo­nesia dengan angka penjualan sekitar 1,6 juta sejak 2004, juga telah berhasil menjadi salah satu andalan ekspor industri otomotif nasional.

"Sejak awal, karakter mobil ini didesain untuk memenuhi ke­butuhan keluarga Indonesia dan karakteristik geografi Indonesia dengan berbagai konturnya," ujarnya.

Menurut dia, mobil ini meng­gunakan penggerak roda bela­kang untuk mengantisipasi slip saat melalui tanjakan tajam yang merupakan karakter sebagian besar jalanan di Indonesia. Posisi roda gerak belakang ini sekaligus juga mendukung daya tahan komponen kaki-kaki, suspensi dan kuat untuk menahan beban berat. "Ground clearance Avanza-Veloz 200 mm (milimeter) sehingga bisa melewati semua bentuk jalanan di Indonesia. Durability-nya juga tinggi," katanya.

Kekuatan Avanza-Veloz juga datang dari desain bodi yang didukung oleh konsep Uni­body yang dikembangkan Toy­ota, yaitu menggunakan ladder frame dari bagian tengah ke depan, kemudian menggunakan sasis monokok dari tengah ke belakang. Desain Unibody ini memberikan kemampuan lebih kepada Avanza-Veloz dalam menahan beban berat, termasuk untuk 7 penumpang.

Konsep ini memberikan per­lindungan yang kuat kepada seluruh penumpang, dan inilah yang membuat Avanza-Veloz menjadi nyaman dibawa untuk perjalanan jauh. Apalagi dari sisi keselamatan, Avanza-Veloz juga dikenal mempunyai fitur yang lengkap di kelasnya.

"Kehadiran Kijang dan Avan­za-Veloz merupakan komit­men Toyota untuk senantia­sa menghadirkan kendaraan yang mengerti kebutuhan masyarakat Indonesia, sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi yang ada," tu­kasnya.

Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengatakan, kehadiran pendatang baru yang juga bermain di segmen yang sama dengan Kijang Innova tidak membuat Toyota gentar untuk menghadapinya. "Bila kita lihat penjualan Kijang dari dulu sampai sekarang itu masih di sekitaran 5.000 unit. Hal ini menunjukkan bahwa banyak konsumen yang loyal terhadap mobil Kijang," kata Henry.

Tidak hanya mengandalkan para konsumen yang sudah loyal, Toyota pun menghad­irkan strategi untuk menjaga posisi Kijang Innova tidak bergeser pada arus tersebut. "Bila berbicara tentang produk secara keseluruhan, tidak han­ya berbicara satu-dua aspek saja, tapi juga tentang durabil­ity, resale value, kemudahan servis, sparepart dan semua ini menyatu menjadi kebutuhan. Inilah aspek yang selalu kita lihat di Toyota agar memimpin pasar," tutup Henry.

Sebelumnya, Toyota juga menggelar Independence Day Journey melintasi 3 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Selain untuk mena­namkan semangat kemerdekaan diantara generasi muda, kegiatan ini juga untuk menunjukkan kemampuan Toyota Kijang dan Avanza-Veloz. Acara ini melibatkan Toyota Kijang Club Indonesia dan Velozity. ***

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya