Berita

Foto: Biro Humas PP FPTI

Olahraga

101 Atlet Panjat Tebing Ikut Popnas XIV Solo

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 | 08:19 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 101 atlet panjat tebing dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti Pekan Olah Pelajar Nasional (Popnas) XIV di Solo, Jawa Tengah, kemarin.

Ini adalah kali pertama cabang olahraga panjang tebing dipertandingkan di ajang olahraga paling bergengsi untuk tingkat pelajar di Indonesia.

101 atlet ini berasal dari 22 provinsi di Indonesia, termasuk Provinsi Papua yang akan menjadi tuan rumah Popnas XV pada tahun 2019. Para peserta itu terdiri dari 61 atlet putra dan 40 atlet putri. Mereka akan bertanding di delapan kategori: Lead Putra dan Putri, Boulder Putra dan Putri, Speed Classic Putra dan Putri serta Speed World Rercord Putra dan Putri.


Sejumlah atlet muda yang dalam Kejuaraan Nasional Panjat Tebing Kelompok Umur XII di Sawahlunto meraih medali juga turut bertanding. Beberapa di antaranya adalah Kharisma Ragil Rakaksiwi dari Jawa Timur dan Dyah Puspitaningtyas dari Daerah Istimewa Yogyakarta.   

Meski masih merupakan cabang olahraga eksebisi, Ketua Bidang Kompetisi Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) optimis panjat tebing bisa menjadi cabang olahraga resmi yang dipertandingkan pada Popnas XV.

"Sementara ini baru delapan nomor atau delapan medali. Tapi, ini adalah tonggak sejarah yang kami yakin akan bisa menjadikan panjat tebing sebagai cabang olahraga resmi dalam Popnas," terang Rudy usai upacara pembukaan di Komplek Stadion Manahan, Solo.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabudin yang membuka gelaran Popnas XIV cabang olahraga panjat tebing juga memiliki optimisme yang sama. Panjat tebing bisa menjadi nomor resmi yang dipertandingkan dalam Popnas. Apalagi, di tingkat pelajar, panjat tebing mulai populis dan banyak sekolah yang telah menjadikan olahraga ini sebagai ekstra kurikuler.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya