Berita

Net

Politik

PDIP Dukung Jokowi Perkuat KPK

SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 | 17:57 WIB | LAPORAN:

PDI Perjuangan mendukung sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak membiarkan Komisi Pemberantasan Korupsi dilemahkan, dan justru sebaliknya memperkuat fungsi lembaga itu dalam upaya pemberantasan korupsi.

Politisi PDIP Maruarar Sirait menyatakan, komitmen Presiden Jokowi untuk terus memperkuat lembaga anti korupsi tersebut sesuai dengan janjinya sudah ditepati. Dia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga KPK karena korupsi adalah kejahatan luar biasa.  

"KPK sebuah institusi yang dipercaya masyarakat. Harus kita jaga bersama," kata Ara, begitu dia disapa, kepada wartawan (Selasa, 12/9).  


Dia mengakui jika selama ini terdapat upaya pelemahan. Untuk itu, Ara mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang peduli terhadap institusi KPK. Dia pun dengan tegas menolak wacana pembubaran KPK.  

"Jangan dibubarkan lembaganya atau sistemnya tapi oknum-oknumnya yang harus kita benahi bersama. KPK harus diperbaiki dan diperkuat," ujarnya.

Ara yang juga ketua umum DPP Taruna Merah Putih menambahkan bahwa kerja sama dan koordinasi antar lembaga penegak hukum seperti KPK, kepolisian dan kejaksaan perlu ditingkatkan dalam pemberantasan korupsi.

"Sejauh ini beredar usulan membekukan KPK bahkan membubarkannya, dan menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan masyarakat," jelasnya.

Selain itu, Ara menginginkan KPK semakin baik dan kuat dalam konteks pemberantasan korupsi di Indonesia. KPK harus berjalan profesional dalam penegakan hukum dan pemberantasan serta pencegahan korupsi.

"Kami mendukung penuh pemerintah terutama mendorong institusi kepolisian dan kejaksaan serta KPK untuk terus bekerja sama dalam pemberantasan korupsi. Saya rasa rakyat masih menginginkan keberadaan KPK, agar kerja bersama antar institusi hukum yang lain semakin kuat," tegasnya. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya