Berita

Foto: RM

Politik

Aziz Dorong DPP Golkar Depak Ahmad Doli Kurnia

SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 | 15:50 WIB | LAPORAN:

Politikus Partai Golkar, Aziz Samual berang dengan sikap Ahmad Doli Kurnia yang kerab melakukan manuver untuk mendesak DPP memecat Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto.

Menurut dia, sudah saatnya Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) itu dipecat oleh DPP Partai Golkar. Doli juga diminta untuk tidak lagi menggunakan atribut atau mengatasnamakan beringin.

"Karena setiap Doli berbicara baik di media atau di depan selalu menyerang partai yang membesarkannya tersebut. Sehingga apa yang dibicarakan oleh Doli sama saja merusak Partai Golkar ke depannya," tegasnya dalam surat elektronik yang diterima redaksi, Selasa (12/9).


Dalam banyak kesempatan, Doli serig bilang bahwa patut diduga Pansus KPK dibentuk DPR RI bukanlah untuk menguatkan komisi anti rasuah itu, melainkan untuk melindungi Ketum Golkar Setya Novanto yang saat ini sudah menjadi tersangka KPK dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

Bagi Azis, pernyataan seperti itu sangat tidak pantas diucapkan oleh Doli. Sebab, Setya Novanto adalah Marwah partai.

"Jadi kalau anda memang sayang sama Golkar, anda jangan banyak bicara, Golkar itu sekarang partai paling solid," tegasnya.

"Apalagi Doli sendiri sudah dipecat dari Partai Golkar beberapa waktu lalu. Maka haram bagi Doli untuk berbicara dengan membawa nama Partai Golkar," lanjutnya.

Tak hanya itu, menurut dia, GMPG yang dipimpin Doli merupakan organisasi liar tidak masuk dalam AD/ART Partai Golkar. Oleh karena itu, Doli diharamkan membawa organisasi liar masuk ke ranah partai.

"Organisasi anda kan organisasi liar, jangan bawa masuk ke dalam Golkar," desaknya.

Aziz juga mengatakan agar Doli tidak terus menerus memprovokasi Partai Golkar yang sudah solid. Seharusnya, lanjut Aziz, Doli dapat berkaca pada kasus yang pernah menimpa mantan Ketua Umum Golkar, Akbar Tanjung.

Meski Akbar Tanjung sempat dipenjara, tapi kader partai tidak banyak bicara dan tetap mendukungnya untuk menyelesaikan kasusnya.

Oleh karena itu, Aziz memberikan peringatan keras kepada Doli agar berhenti memprovokasi Partai Golkar.

"Kami semua sayang dengan Partai Golkar," pungkasnya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya