Berita

Deddy Mizwar/Net

Politik

Gerindra Jabar Cabut Dukungan, Demiz: Saya Tak Yakin Itu Instruksi Pak Prabowo

SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 | 13:56 WIB

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi mencabut dukungan terhadap Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu. Langkah Mulyadi ini pun dipertanyakan Deddy Mizwar.

"Saya belum tahu (statement Mulyadi) karena yang komitmen adalah Ketua Umum Partai Gerindra Pak Prabowo. Sekarang yang mengeluarkan statement itu bukan Ketua Umum Partai Gerindra, jadi tolong cek dan tanya ke yang bersangkutan saja (Mulyadi), maksudnya apa, jangan sampai terjadi miss perception," tegas Deddy seperti dimuat RMOLJabar.Com, Selasa (12/9).

Menurutnya, pernyataan Mulyadi kurang pantas diumbar apalagi jika itu menyangkut omongan Ahmad Syaikhu yang dinilai pesimis menghadapi Pilgub Jawa Barat 2018.


"Ya naiflah, cek saja ke yang bersangkutan, apa maksudnya, karena yang komitmen itu ketua umum (Prabowo) bukan dia (Mulyadi)," katanya.

Deddy menambahkan, hingga kini dirinya memegang teguh komitmen Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang akan mendukungnya pada Pilgub Jabar dan menjadi dewan penasehat Partai Gerindra Jabar.

"Saya sangat percaya dengan Pak Prabowo, bagaimana sikap beliau sebagai seorang pejuang, sebagai militer dan komitmen. Bisa ditanya ke Pak Prabowo, apakah betul itu instruksi dari ketua umum. Saya nggak yakin, dan saya percaya karena beliau memiliki integritas yang tinggi," katanya.

"Selama belum ada pernyataan dari ketua umum saya kira saya masih berkeyakinan integritas Prabowo, janji seorang jenderal masih kita pegang."

Disinggung mengenai komunikasi dengan Prabowo, pria yang kini menjabat wakil Gubernur Jawa Barat ini pun menyampaikan hal itu terus dilakukan, termasuk dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS).[wid] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya