Berita

Rachmawati Soekarnoputri/Net

Politik

Rachma: Ternyata, Tak Selamanya Jokowi Jadi Petugas Partai

SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 | 16:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menegaskan dirinya tidak akan tinggal diam apabila ada pihak-pihak yang ingin memperlemah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), apalagi sampai membekukan lembaga anti rasuah itu, disambut baik banyak kalangan.

Tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri mengatakan pernyataan Jokowi itu bagaikan angin segar di tengah keragu-raguan orang terhadap komitmen KPK menuntaskan sejumlah megaskandal.

Rachma mengatakan dirinya sempat menduga Jokowi akan mengamini tekanan politisi PDI Perjuangan pada KPK akhir-akhir ini. Dugaan ini juga dipicu oleh kenyataan Jokowi termasuk irit bicara soal kasus yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan.


“Terus terang saya surprised juga mendengar pernyataan Jokowi. Ternyata dia (Jokowi) bisa juga tidak menjadi petugas partai,” ujar Rachma di kantornya, Kampus Universitas Bung Karno (UBK) Jalan Pegangsaan, Jakarta Pusat, Senin siang (11/9).

Rachma menambahkan, pernyataan Jokowi itu menciptakan momentum baru yang dapat digunakan untuk membongkar megaskandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

“Wapres Jusuf Kalla baru-baru ini juga sudah mengatakan bahwa Indonesia dirugikan sekitar Rp 600 tirliun dari kebijakan di masa lalu, salah satunya yang terkait dengan BLBI,” ujar Rachma.

“Tinggal apakah setelahg menyatakan hal itu akan ada bentuk konkret untuk memperkuat KPK agar lebih punya gigi,” demikian Rachma. [dem]  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya