Berita

Foto: RMOL

Politik

Beralaskan Terpal, Petani Kendeng Masih Bertahan di Depan Istana

SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 | 13:32 WIB | LAPORAN:

Petani Kendeng yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JM-PPK), masih tetap bertahan di depan Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, hingga siang ini (Senin, 11/9).

Meski hanya mengenakan terpal dan topi caping para petani dari Pegunungan Kendeng, mereka masih tetap semangat meminta Presiden Jokowi turun tangan menghentikan kegiatan pembangunan pabrik semen di area tempat tinggal mereka.

"Aksi kami masih seperti kemarin, dan kami para petani tidak pernah ada kata lelah," kata Ngatiban, salah seorang koordinator aksi, saat berbicang dengan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, beberapa saat tadi.


Dengan logistik seadanya mereka membawa bekal makanan dari rumah masing masing untuk terus tetap bertahan.

Para petani juga beristirahat di kantor LBH, apabila pada malam hari. Mengenai tuntutan petani, menurut Ngatiban, masih belum ada perkembangan.

Terlihat juga di lokasi, Satpol PP yang berjaga di sekitaran Monas mendatangi para demonstran untuk menginstrusikan tidak boleh mendirikan tenda.

"Tidak boleh mendirikan tenda atas permintaan dari dalam," jelas Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Rahmat E Lubis. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya