Berita

Saleh Daulay/Net

Politik

Komisi IX Dorong Kemenkes Investigasi Kasus Bayi Debora

SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 | 02:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kasus seorang bayi bernama Tiara Debora Simanjorang yang meninggal akibat tidak ditangani segera oleh RS Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (9/9), menjadi sorotan serius Komisi IX DPR.

Apalagi, Debora diduga meninggal karena RS swasta itu tidak mau melakukan perawatan di ruang PICU (pediatric intensive care unit) karena orang tua Debora tidak melunasi uang muka biaya sebesar Rp 19,8 juta.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengakui bahwa rumah sakit swasta memiliki aturan administratif dan sistem pembiayaan sendiri. Namun demikian, rumah-rumah sakit juga diharapkan dapat memberikan pengecualian-pengecualian pada kasus tertentu. Karena pada hakekatnya pelayanan kesehatan adalah pelayanan kemanusiaan.


"Jadi, rumah-rumah sakit tidak boleh hanya berorientasi keuntungan finansial dan mengabaikan aspek sosial dan kemanusiaan. Bersedia membuka rumah sakit, tentu harus bersedia pula mengabdi pada kepentingan sosial dan kemanusian," terangnya dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Minggu (10/9).

Dalam konteks ini, Saleh mendorong Kementerian Kesehatan untuk melakukan investigasi serius agar kejadian serupa tidak terulang. Investigasi tersebut bisa melibatkan perkumpulan rumah-rumah sakit yang ada.

Jika kemudian ditemukan ada yang salah dalam prosedur pelayanan, maka Kemenkes bisa menjatuhkan sanksi tegas.

"Apalagi kalau membaca ceritanya, ini kan situasinya darurat. Mestinya ada pengecualian dalam situasi seperti ini," tutup politisi PAN itu. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya