Berita

Politik

PDIP: Pernyataan SBY Positif Bagi Perkembangan Demokrasi

MINGGU, 10 SEPTEMBER 2017 | 21:54 WIB | LAPORAN:

PDI Perjuangan menyambut baik lima instruksi Ketua Umum DPP Partai Demokrat SBY kepada kadernya untuk dijalankan. Apa yang disampaikan SBY dalam acara HUT partai berlambang bintang mercy tersebut positif dalam kesinambungan politik Tanah Air.

"Pernyataan SBY tersebut positif bagi suatu perkembangan demokrasi di Indonesia," pengurus DPP PDIP Achmad Basarah saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL malam ini. [Baca: SBY: Yang Kaya Semakin Kaya, Yang Miskin Semakin Miskin]

Sebagai pemerintahan yang sah hasil dari Pilpres 2014 lalu, dia menambahkan, memang sudah seharusnya mendapatkan dukungan politik dari berbagai komponen bangsa termasuk partai partai politik. Agar tujuan pembangunan nasional dapat terwujud.


Karena, katanya melanjutkan, kalau setiap pemerintahan yang sah hasil pilihan rakyat secara demokratis dan konstitusional selalu diganggu dengan serangan politik yang tidak konstruktif, demokrasi Indonesia tidak akan pernah sampai pada tujuan utamanya. Yaitu mensejahterakan rakyat.

"Sikap saya tersebut bukan berarti menolak kritik sebagai sarana kontrol terhadap kekuasaan. Namun kritik harus dibedakan dengan sikap yang selalu ingin menyerang dan hanya bertujuan menjatuhkan kredibilitas sebuah pemerintahan hanya demi pertimbangan elektoral semata," katanya mengingatkan.

Kalau tradisi berpolitik saling menjatuhkan yang dibudayakan, katanya lagi, maka tidak ada gunanya kita berdemokrasi dan menyelenggarakan pemilu dengan biaya negara yang amat mahal tersebut. "Hal tersebut hanya akan melahirkan dendam politik yang tidak akan berkesudahan sampai kapanpun," demikian Basarah.

Lima instruksi SBY tersebut antara lain agar kadernya memperjuangkan pembukaan lowongan pekerjaan. Kedua, berjuang untuk meningkatkan daya beli masyarakat, mendukung pemberantas korupsi, mendorong seluruh kader PD untuk fokus pada kesetaraan.

Terakhir, SBY mengkritisi jalannya penegakan hukum di Indonesia yang dinilai masih banyak diwarnai ketidakadilan. Karenanya, dia mengingatkan pada seluruh kader untuk dapat memperjuangkan keadilan dan penegakan hukum di Indonesia. SBY pun berharap, masalah-masalah tersebut dapat ditangani secara serius oleh pemerintah.[zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya