Berita

Politik

Pembantaian Muslim Rohingya, Myanmar Kembali Ke Zaman Barbar

MINGGU, 10 SEPTEMBER 2017 | 17:23 WIB | LAPORAN:

Teror dan genosida yang dialami umat Islam Rohingya dinilai sebagai kemunduran peradaban. Myanmar seperti ingin kembali ke zaman barbar.

"Orang-orang di sana (Myanmar) seperti ingin mengembalikan kehidupan mereka kepada zaman barbar" ujar tokoh muda Ahmad Doli Kurnia dalam diskusi "Mengapa Kita Harus Bela Rohingya" di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (10/9).

Kehidupan barbar, terang Doli, adalah kehidupan tanpa hukum dalam bertahan hidup. Satu komunitas akan membunuh dan menghabisi komunitas lainnya untuk menjaga dirinya sendiri.


Doli melihat konflik di negara bagian Rakhine tersebut keterkaitan dengan ketakutan Pemerintah Myanmar terhadap potensi kekuatan umat Islam di Rakhine.

"Menurut saya ini berkaitan dengan peta politik di sana (Myanmar). Karena kekuatan ini bisa membangun kekuatan Islam dan akan sangat berpengaruh dalam negara," jelasnya.

Ia bahkan menyebut bahwa Junta Militer di Myanmar bukan lagi murni agamawan Buddha. Tetapi sudah memiliki kedekatan dengan Israel yang menyebabkan meledaknya kekerasan terhadap Muslim Rohingya.

"Dugaannya ini sudah didesain dari awal untuk menghambat kebangkitan Islam," tegas mantan aktivis HMI ini. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya