Berita

SBY/Net

Politik

Instruksi SBY Bantu Jokowi Bagian Dari Stategi Politik

MINGGU, 10 SEPTEMBER 2017 | 14:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak ingin Demokrat dicap sebagai partai yang pandai mengkritik, namun diam saat pemerintah berkinerja baik.

SBY dalam pidato sambutan HUT Partai Demokrat ke 16 di Cikeas, Jawa Barat, Sabtu kemarin (9/9) memerintahkan, agar seluruh kader dan simpatisan partai untuk membantu pemerintah Jokowi-JK menjalankan tugas dan kewajiban sesuai profesi masing-masing.

Pengamat politik yang juga Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin menilai, fenomena ini adalah bagian dari strategi politik.


"Tentu saja menjelang pemilu setiap parpol merancang strategi pemenangan," jelas Said saat dihubungi redaksi, Minggu (10/9).

Strategi itu diantaranya bersifat pembedaan dari parpol lain, atau membangun kerjasama politik dengan parpol lain.

Menurut Said, instruksi SBY kepada kader untuk membantu Jokowi cenderung sebagai strategi untuk melakukan kerjasama politik dengan penguasa.

Diungkapkannya, kerjasama politik dengan penguasa paling tidak motifnya ada dua. Pertama, ikut memetik keuntungan penguasa, dimana incumbent selalu diuntungkan pada setiap pemilihan.

Motif kedua, lanjut dia, dengan kerja sama politik dengan pengusasa, Demokrat sekurang-kurangnya tidak dianggap sebagai ancaman apalagi musuh.

"Sehingga (Demokrat) tidak akan diperlakukan secara tidak adil," tukas Said. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya