Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Tuding Prabowo Terlibat Pembakaran Sekolah, Gerindra Polisikan Media Online

SABTU, 09 SEPTEMBER 2017 | 21:14 WIB | LAPORAN:

Media tribungroup.com terpaksa berurusan dengan pihak berwajib terkait pemberitaan yang diduga hoax. Media tersebut diduga memfitnah ketua umum Gerindra, Prabowo Subianto, terkait aksi pembakaran sejumlah sekolah di Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu.

Dalam laporan tersebut, pemilik website tribungroup.com selaku terlapor dianggap melanggar Pasal 28 ayat 2 UU No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Khususnya, dalam pemberitaan yang berjudul "Tidak Terima Dipecat Yansen Binti Ungkap Pembakaran Sekolah Perintah Prabowo."


"Ini adalah berita yang direkayasa, dalam hal ini ingin memojokkan atau mematahkan perjuangan Pak Prabowo dan Partai Gerindra yang selama ini konsisten membela rakyat," ujar Sekretaris Umum Tim Advokasi Partai Gerindra M Said Bakhrie usai melapor di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (9/9).

Said meminta Polri segera menindaklanjuti laporannya dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan di kasus tersebut. Pasalnya, pihak pelapor merasa, pemberitaan itu telah meresahkan banyak pihak.

"Dengan teknologi yang dimiliki oleh Bareskrim, kami yakin pelakunya bisa segera ditangkap," yakin Said.

Sementara itu, Ketua Tim Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman menduga, portal tersebut bukan milik Kompas Group, meski memakai nama "Tribun". Artinya, pihak Gerindra tidak berencana mengadukan pemberitaan itu ke Dewan Pers karena diduga bukan dilakukan oleh media profesional.

"Ini bukan pers kayaknya. Ini sepertinya profesional sekali dan memang ingin sekali memfitnah Pak Prabowo dan Gerindra. Memang rekayasa yang sangat sistematis," timpal Habiburokhman.

Habiburokhman menambahkan, pihaknya juga telah mengkonfirmasi ke Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Ajun Komisaris Besar Pambudi Rahayu yang dikutip dalam pemberitaan itu. Hasilnya, Pambudi menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memberikan statement soal dugaan keterlibatan Prabowo.

"Bahwa beliau (Pambudi) tidak pernah ngomong itu dan berita itu adalah hoax," pungkasnya.

Laporan tersebut diterima polisi dengan nomor LP/915/IX/2017/Bareskrim tertanggal 9 September 2017. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya