Berita

Hukum

Korban First Travel Masih Berdatangan, Pesimis Duit Kembali

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 17:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Para korban penipuan biro perjalanan umroh First Travel masih berdatangan ke Bareskrim Mabes Polri di Jalan Batu, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (7/9).

Mereka hendak mengambil dokumen seperti paspor dan kartu kuning yang merupakan tanda telah disuntik vaksin meningitis.

"Saya dari Bogor, alhamdulillah paspor saya sudah ketemu," kata ibu berkacamata yang enggan disebut namanya, Kamis siang (7/9).


Saat ditanya bagaimana prosesnya sejauh ini dan apa yang diharapkannya, ibu berusia 40-an itu mengaku pesimis uangnya dapat kembali.

"Kalau duit dikembalikan sudah jauh dari harapan. Saya sih yang penting dokumen, untuk umroh atau keperluan lain lagi," ungkapnya.

Posko pengaduan dibuka Bareskrim Polri sepanjang Senin-Jumat dari pukul 09.00-16.00 WIB.

Soal mekanisme pengembalian, korban cukup menunjukkan identitas-identitas diri beserta dokumen seperti bukti pembayaran.

"Korban mencari sendiri paspornya, itu sudah dikelompokkan di kotak kontainer. Sudah dikelompokan juga pria dan wanita. Untuk memudahkan, kami urutkan abjad sesuai nama" ujar salah satu petugas kepolisian di ruang posko pengaduan korban penipuan First Travel.

Sebanyak  14 ribu paspor milik jamaah First Travel telah disita oleh Bareskrim Mabes Polri untuk keperluan barang bukti. Sejauh ini, para korban masih terus berdatangan, walaupun tak seramai waktu kasus penipuan ini baru terungkap. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya