Berita

Gedung KPK/Net

Hukum

Mimbar Bebas "Tuntaskan Kasus Besar Di KPK" Digelar Siang Ini

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 05:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) kembali turun ke jalan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menuntaskan kasus-kasu besar di KPK.

Aksi yang mengangkat tema "mimbar bebas ProDEM gayang korupsi" bertempat di gedung KPK baru, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/9), pukul 13.30 WIB.

ProDEM mengundang para pejuang kerakyatan dan seluruh kaum nasionalis cinta NKRI untuk dapat hadir pada aksi ini.


"Ayo berjuang bersama tuntaskan kasus korupsi demi kemajuan NKRI tercinta. Suarakan sikap kita terhadap korupsi. KPK jangan tebang pilih, tangkap adili penjarakan koruptor perusak NKRI," kata Sekretaris Jenderal ProDEM Satyo P dalam pesan elektroniknya.

Jelas Satyo, arah pemberantasan korupsi pasca reformasi 1998 berada di titik nadir. Berbagai kasus besar lama tidak kunjung tuntas, sementara kasus baru bermunculan.

Yang terbaru adalah skandal besar korupsi KTP elektronik KTP yang diduga merugikan negara trilunan rupiah.

Sementara itu, lanjut Satyo, perseteruan antara KPK dengan Pansus Angket DPR yang kian panas, membuka kotak pandora berbagai problem dan friksi di internal KPK, tetapi ironisnya problem pokok penuntasan KTP-el tidak terlihat cerah, malah menambah keruwetan menghabiskan energi publik dan melemahkan kinerja sinergitas antar lembaga negara di bidang pemberantasan korupsi.

"Semua ini dampaknya membuat rakyat makin putus asa," tukasnya. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya