Berita

Nusantara

PILGUB SUMUT

Syamsul Arifin Rela Jadi Anggota Timses Effendi Simbolon

RABU, 06 SEPTEMBER 2017 | 19:11 WIB | LAPORAN:

Mantan Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin, menyatakan diri siap berlaga kembali di Pemilihan Gubernur Sumut yang akan digelar tahun depan.

Meski mengaku sadar pernah berstatus narapidana kasus korupsi, pria yang dikenal dengan lawakan menghiburnya itu tetap nekat mencalonkan diri melalui jalur independen.

Bahkan, ia mengklaim memiliki massa pendukung hingga ratusan ribu orang yang akan menjadi penyokong pencalonan dirinya.


"Massa riil saya ada lebih ratusan ribu. Ada bukti KTP-nya, mereka terus mendorong dan konsolidasi aktif. Status mantan narapidana korupsi itu kan bukan pada saat menjabat Gubernur Sumut tetapi waktu menjabat Bupati Langkat tahun 2008," kata Syamsul Arifin kepada wartawan di Media Center DPR, Jakarta, Rabu (6/9).

Lagipula, kata dia, kasus korupsinya itu terjadi sebelum KPK terbentuk, sementara semua kerugian keuangan ABPD sudah dikembalikan sebelum dipermasalahkan.

Menariknya, Syamsul memberi keterangan pers didampingi politisi PDI Perjuangan yang juga pernah mencalonkan diri sebagai gubernur Sumut, Effendi Simbolon. Belakangan ini, Effendi yang menjabat Ketua Umum Punguan Simbolon Boruna Indonesia (PSBI) itu juga didengungkan bakal berlaga kembali di Pilgub Sumut.

Kepada wartawan, Syamsul mengatakan dia dan Effendi sengaja menemui pers untuk bersilaturahmi di sela kesibukan masing-masing. Mereka juga serius membicarakan dinamika Pilgub Sumut 2018.

"Nah, kecuali kalau hula-hula (istilah Batak; kerabat yang dihormati) saya yang pakai baju batik ini (Effendi) mau maju, saya tidak berani meneruskan mendaftar ke KPU. Saya akan serahkan seluruh kekuatan untuk mendukung dia. Ada istilah di kami, lebih baik terlempar dari negara dari pada dibuang dari adat," kelakar Syamsul disambut gelak tawa Effendi yang duduk di sampingnya.

Effendi tidak menanggapi celoteh Syamsul. Padahal, beberapa kali Syamsul menunjukkan dukungan dengan mimik wajah serius, bahkan menawarkan diri sebagai anggota tim sukses.

"Serius, kalau raja saya ini (Effendi) mau mencalonkan diri, saya siap jadi tim sukses. Jadi persoalan di Sumut ada lima, kelaparan, kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan  masa depan. Kita bisa atasi itu secara bersama, bekerja tanpa jarak dengan rakyat seperti cara kerja Presiden Joko Widodo," demikian Syamsul. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya