Berita

Aris Budiman/Net

Hukum

Direktur Penyidikan KPK Sodorkan Diri Untuk Diperiksa

RABU, 06 SEPTEMBER 2017 | 03:16 WIB | LAPORAN:

. Direktur Penyidikan (Dirdik) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigadir Jenderal Aris Budiman kembali diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (PMJ), Selasa malam (5/9).

Pemeriksaan singkat selama dua jam itu dilakukan bersamaan dengan acara Kemala Bhayangkari bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ).

"Bukan (panggilan dari penyidik). Beliau sendiri yang berkeinginan untuk menambahkan keterangan
Jadi, ya kita ikuti," ungkap Direktur Reskrimsus PMJ Kombes Adi Deriyan Jayamarta saat ditemui di depan gedung BPMJ, Jakarta.

Jadi, ya kita ikuti," ungkap Direktur Reskrimsus PMJ Kombes Adi Deriyan Jayamarta saat ditemui di depan gedung BPMJ, Jakarta.

Pemeriksaan kilat sejak pukul 19.00 samoai 21.00 WIB itu merupakan yang kedua terhadap Aris. Alumni Akpol 1988 itu pertama kali diperiksa, Kamis (31/8). Bahkan, Aris dicecar penyidik hingga dinihari.

Namun, dalam pemeriksaan kali ini, penyidik hanya mencecar sekira 10 pertanyaan terhadap Aris. Pasalnya, mantan Dir Reskrimsus PMJ itu diminta hadir pada acara dialog interaktif ILC di stasiun TV swasta.

"Pemeriksaan kedua (kasus Novel), tadikan lanjutan. Dalam pemeriksaan, tiba-tiba dia (Aris) ditelepon ILC. Akhirnya dia kasih statement di ILC. Kemudian kita hentikan aja. Saya bilang, 'abang pokoknya, kondisinya nyaman, kita ambil keterangan lagi'," kata Adi.

Terkait teknis pemeriksaan, urai Adi, pelapor menyampaikan keterangan terkait tulisan-tulisan yang menyangkut (dugaan) penistaan terhadap dirinya. Selain itu, mengembangkan penjelasannya terkait tuduhan yang berkaitan dengan tujuh orang penyidik yang menerima uang Rp 2 miliar.

"(Konten) email. kemudian ya, kalau gua baca sekilas, menyangkut juga dengan tuduhan atas pertemuan dirinya dengan pihak DPR, itu tidak benar. Tuduhan dia menerima uang, itu juga tidak benar," terang mantan Kasubdit I Tipikor Bareskrim Polri itu.

Aris Budiman melaporkan Novel Baswedan dengan bukti Laporan Polisi Nomor: LP/3937/VIII/2017/PMJ.Ditkrimsus tertanggal 21 Agustus 2017.

Dalam laporannya, Aris mengaku telah dikirimi surat elektronik (surel) dari Novel. Diduga, surel itu dikirimkan Novel kepadanya tanggal 14 Februari 2014. Email tersebut juga dikirim ke internal KPK, dan diduga dilakukan secara sengaja.

Pihak PMJ telah meningkatkan kasus pencemaran nama baik melalui Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) itu dari penyelidikan ke penyidikan. Bahkan, polisi telah mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke kejaksaan. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya