Berita

Tito Karnavian/Net

Hukum

Kapolri Tito: Pemesan, Pendana, Sejenis Saracen, Tangkapin Saja

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 | 12:34 WIB | LAPORAN:

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memerintahkan kasus kelompok ujaran kebencian, Saracen Cyber Team, terus dikembangkan.

"Pasti akan kita kembangkan. Saya sudah instruksikan, perintah Kapolri akan dikembangkan," kata Tito kepada wartawan di Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (5/9).

Tito menegaskan, penyebaran konten hoax, negatif, maupun provokatif harus diberantas karena melanggar Undang-UU Informasi dan Transaksi Elektronik. Selain itu membuat perpecahan di masyarakat.


"Oleh karena itu Saracen akan kita kembangkan terus siapa aja yang terlibat. Saya sampaikan tangkap tangkapin aja. Yang mesen, tengkepin. Yang danain, tangkepin. Ada lagi sejenis dengan itu, tangkepin," ucapnya.

Namun demikian, Tito mengakui pengungkapan kasus Saracen tidak segampang membalikan telapak tangan. Pasalnya, sindikat itu menggunakan cyber space.

"Maka kita melacaknya juga di cyber space, bukannya di lapangan," tandasnya.

Lebih lanjut kata Tito, sindikat itu sudah eksis semenjak Pilpres 2014 lalu. Mereka juga aktif pada Pilkada di Indonesia.

Terkait pemesan atau pengguna jasa Saracen, Tito mengatakan itu masih dalam proses penyelidikan.

"Belum nyampe kesana (aktor pengguna Saracen) Yang jelas kalau ada fakta hukum keterlibatan uu ite, siapapun pasti diproses," pungkas Tito.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya