Berita

Eki Febri Ekawati/Dok

Olahraga

Curhat Di Medsos, Atlet Tolak Peluru Ini Tak Kuatir Dicoret Dari Tim Asian Games 2018

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 | 11:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Nama Eki Febri Ekawati belakangan ramai menjadi pembicaraan publik setelah 'curhat' di akun instagram pribadinya.

Dalam postingannya yang viral tersebut, Eki mengaku belum mendapat uang makan dan akomodasi selama persiapan SEA Games 2017 sejak Januari lalu.   

Meski begitu, ia berhasil menyumbang medali emas untuk cabang tolak peluru dengan catatan lemparan sejauh 15,39 meter.


Ditanya persiapan untuk Asian Games 2018 nanti, Eki mengatakan hingga kini masih terus berlatih di Bandung. Targetnya memecah rekor nasional. Namun gadis asal Kuningan, Jawa Barat, itu tak kuatir jika namanya dicoret dari daftar atlet Asian Games karena postingannya di Instagram baru-baru ini.

"Kenapa saya musti kuatir, mau masuk atau tidak tim Asian Games saya akan tetap dan terus berlatih, toh masih ada kejuaraan lainnya," kata Eki kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/9).

Ia mengaku masih banyak yang ingin dicapainya dari olahraga tolak peluru. "Saya tetap fokus untuk mencapai target yang saya inginkan," tegasnya.

Sejauh ini tidak sanksi yang diterimanya baik dari Kementerian Pemuda Olahraga maupun Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), induk organisasi cabang olahraga atletik yang menaungi nomor tolak peluru.

"Alhamdulillah nggak ada," ucap atlet berusia 25 tahun ini.

Namun yang pasti, imbuh Eki, postingannya tersebut telah mendapat respon dari Menpora Imam Nahrawi. Ia hanya belum dapat memastikan biaya akomodasinya selama SEA Games di Kuala Lumpur, Malaysia, sudah dibayarkan.

"Pak Menteri juga sudah respon kok. Nanti saya kabarin lagi ya mas, soalnya baru sampai Bandung semalam. Dari tanggal 30 (Agustus) saya di Korea ikut kejuaraan khusus di sana," demikian Eki.[wid] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya