Berita

Nusantara

Masyarakat Sunda Wiwitan Patungan Beli Tanah Leluhur Dari Pemerintah

SENIN, 04 SEPTEMBER 2017 | 09:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Masyarakat adat Sunda Wiwitan asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat secara kolektif mengumpulkan uang untuk bisa membeli kembali tanah leluhur mereka yang berubah menjadi hak milik pemerintah.

"Kami harus patungan untuk membeli wilayah yang dahulu adalah situs kami, yaitu Curug Goong," kata Girang Pangampi Masyarakat Sunda Wiwitan, Oki Satrio, di Cirebon, Minggu (3/9).

Oki menuturkan bahwa situs masyarakat adat Sunda Wiwitan sudah banyak berpindah tangan dan hilang seiring adanya berbagai aturan.


Saat ini, masyarakat adat Sunda Wiwitan baru mampu membeli lahan seluas satu hektare di kawasaan Curug Goong. Setidaknya masih ada dua hektare lagi yang belum bisa mereka beli.

Menurutnya, pembelian situs Curug Goong adalah salah satu cara agar masyarakat adat mempertahankan peninggalan leluhur mereka sehingga anak cucu mereka bisa mengetahui situs ini.

"Kami membeli bukan untuk dipergunakan secara pribadi, namun kami menjadikan wilayah komunal," kata Oki seperti diberitakan RMOLJabar.

Adapun situs adat yang saat ini masih hilang itu antara lain Gunung Purna, Luwung Letik, Curug Goong, Sahiyang dan beberapa lainnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya