Berita

Foto: Neta S. Pane

Nusantara

Mau Haji Mabrur, Justru Aji Gile Dah..

MINGGU, 03 SEPTEMBER 2017 | 08:44 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sebagai Amirul Haj seharusnya sering sering turun ke bawah mengunjungi tenda-tenda, maktab dan hotel jamaah haji Indonesia. Dengan demikian, Menteri Agama paham bahwa nasib jamaah Indonesia  bagai ikan pepes atau ikan pindang atau ikan peda dalam keranjang.

Begitu disampaikan pengamat politik dan keamanan Neta S. Pane di halaman Facebook miliknya. Neta S. Pane juga tengah menunaikan ibadah haji dan rajin mengunggah berbagai kegiatan ibadah atau kegiatam jamaah selama berada di tanah suci.  

Dalam laporannya kali ini, mantan wartawan itu memuat sebuah foto yang memperlihatkan jamaah haji sedang beristirahat di sebuah tenda yang mirip lorong panjang.  


Berikut penjelasan Neta S. Pane mengenai gambar yang diunggahnya itu.  

Gambar ini menunjukkan, jangankan untuk tidur, untuk duduk saja jamaah kesulitan. Belum lagi persoalan toilet yang sangat terbatas dan kerap menjadi sumber keributan.

Lalu, bagaimana mereka mau beribadah dengan sempurna sebagai tamu Allah di tanah suci. Ruangan ukuran 12x12 misalnya diisi 88 sampai 90 orang lelaki dan wanita. Sangat tidak manusiawi. Ini terjadi di Mina dan Arafah.

Di Makkah dan Madina nasib jamaah juga tidak berbeda. Mereka ditempatkan dengan hotel over kapasitas. Disini persoalan lift menjadi serius.

Yang membuat khawatir jika terjadi kebakaran atau liftnya ambrol karena selalu over kapasitas atau justru hotelnya yang ambrol karena dihuni over kapasitas.

Artinya, sebagai jamaah haji para jamaah memang harus bersabar. Tapi jangan kemudian akibat ketololan dan ketidakpedulian aparatur negara para jamaah haji menjadi korban dan dipaksa harus bersabar.

Ambisi Presiden Jokowi untuk menambah kuota haji tentu akan membuat para jamaah semakin menderita... jika semua kebobrokan ini tidak dibenahi.

Para pengelola haji di Kementerian Agama harus tahu persis bahwa ada rasio untuk jumlah manusia dalam sebuah ruangan. Sehingga manusia di dalam ruangan itu bisa nyaman dan diperlakukan manusiawi. Apalagi para jamaah itu mau beribadah haji.

Jangan perlakukan mereka bagai pepes peda atas nama kesabaran, sementara Menteri Agama atas nama Amirul Haj enak-enakan di hotel mewah.

Harusnya Amirul Haj tinggal di tenda biar bisa merasakan diperlakukan bagai pepes peda yang tidak manusiawi. Jika semua ini tidak segera dibenahi bagaimana Indonesia mau mendapatkan haji yang mabrur.

Yang ade justru aji gile dah. [dem]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya