Berita

Jonru Ginting/Net

Hukum

Jonru: Ayo Terus Berjuang Hingga Tetes Darah Penghabisan

SABTU, 02 SEPTEMBER 2017 | 17:45 WIB | LAPORAN:

. Pegiat media sosial (medsos) Jonru Ginting tidak gentar, meski dilaporkan ke Polda Metro Jaya (PMJ) oleh Muannas Al Aidid. Khususnya, terkait dugaan ujaran kebencian di akun Facebook pribadinya.

"Yang jelas, Teman-Teman JANGAN PERNAH TAKUT untuk membela kebenaran. Karena kita berada di jalan yang benar," bunyi kutipan dari akun FB Jonru Ginting, Sabtu (2/9).

Pernyataan digital yang diunggah Jonru itu menarik reaksi puluhan ribu netizen. Baik yang pro maupun kontra terkait unggahan netizen kontroversial itu.


Rinciannya, unggahan tanggal 1 September 2017 itu disukai oleh 45 ribu lebih netizen. Serta 25 ribu komentar dan disebarluaskan oleh tiga ribu netizen.

"Ayo terus berjuang hingga tetes darah penghabisan!!! Mulai hari ini saya menginfaqkan jiwa dan raga saya untuk membela dan menyelamatkan NKRI," tambah pria berkaca mata itu.

Bahkan, Jonru ikut mengaitkan kasus yang menimpanya dengan momen hari raya kurban Idul Adha 1438 Hijriyah.

"Jika momen Idul Adha ini menjadi awal dari pengorbanan saya untuk membela NKRI, maka saya insya Allah siap dan ikhlas demi Allah semata," tegasnya.

Jonru Ginting dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Muannas Al Aidid, Kamis lalu (31/8). Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/4153/VIII/2017/PMJ/Dit Reskrimsus tertanggal 31 Agustus 2017.

Jonru dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian di media sosial yang terjadi pada Maret-Agustus 2017. Ia terancam jeratan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU 19/2016 tentang Perubahan UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya